Valve resmi merilis Steam Controller generasi terbaru seharga 99 dolar AS atau sekitar Rp 1,58 juta, namun stoknya langsung ludes dalam 30 menit. Fenomena ini memicu aksi tengkulak digital yang menjual kembali perangkat tersebut di eBay dengan harga mencapai 300 dolar AS atau sekitar Rp 4,8 juta. Tingginya permintaan mencerminkan antusiasme besar terhadap ekosistem perangkat keras Valve meski produksi sempat terkendala kenaikan harga komponen global.
Stok perdana Steam Controller ludes seketika. Banyak calon pembeli terpaksa gigit jari karena gangguan teknis pada sistem pemesanan Valve saat peluncuran berlangsung. Bagi mereka yang memiliki dana berlebih namun tidak kebagian jatah resmi, platform lelang eBay kini menjadi satu-satunya pelarian meski harus membayar berkali-kali lipat dari harga asli.
Tengkulak Digital dan Lonjakan Harga di Pasar Gelap
Harga jual kembali di eBay menyentuh angka 300 dolar AS (sekitar Rp 4,8 juta). Nilai ini merupakan kenaikan 200 persen dari harga ritel resmi yang ditetapkan Valve sebesar 99 dolar AS (sekitar Rp 1,58 juta). Bahkan, terdapat satu listing yang memasang harga tidak masuk akal hingga 735.889 dolar AS, meski sejauh ini tidak ada pembeli yang melirik tawaran tersebut.
Aksi spekulasi ini sebenarnya sudah coba diredam oleh Valve. Perusahaan telah menerapkan batasan jumlah pesanan per akun untuk mencegah aksi borong oleh scalper. Namun, selama stok di pasar belum melimpah, praktik jual beli dengan margin tinggi ini tampaknya sulit dihilangkan sepenuhnya dari industri teknologi.
Valve Siapkan Produksi Tambahan Atasi Kelangkaan
Valve sebenarnya sudah mengantisipasi permintaan tinggi ini sejak jauh hari. Desainer Valve, Lawrence Yang, menyatakan bahwa perusahaan siap meningkatkan kapasitas produksi jika stok global menipis. Hal ini dilakukan demi memastikan konsumen mendapatkan harga resmi tanpa harus melalui pihak ketiga.
"Kami rasa kami akan memiliki jumlah stok yang baik di seluruh dunia untuk peluncuran," ujar Lawrence Yang.
"Jika di pabrik kami merasa perlu membuat lebih banyak, kami bisa memutar tombol itu dan memproduksinya lebih banyak," tambahnya dalam sebuah wawancara medio April lalu.
Daya Tarik Generasi Kedua dan Kendala Komponen AI
Antusiasme pasar kali ini jauh berbeda dibandingkan versi orisinal tahun 2015 yang dianggap sebagai produk eksperimental. Steam Controller edisi 2026 ini mendapatkan ulasan positif dengan skor rata-rata 83 persen dari kritikus. Perangkat ini dinilai lebih matang dan mampu menjawab kebutuhan navigasi antarmuka PC yang kompleks.
Ketersediaan stok ke depan juga sangat bergantung pada stabilitas harga komponen. Saat ini, Valve menghadapi tantangan besar akibat lonjakan harga RAM yang dipicu oleh masifnya investasi di sektor kecerdasan buatan (AI). Kondisi ini pula yang menyebabkan peluncuran Steam Machine terbaru mengalami penundaan, sehingga fokus produksi kini beralih sepenuhnya untuk memenuhi permintaan kontroler.
- Harga Ritel: 99 dolar AS (Rp 1,58 juta)
- Harga Reseller eBay: Hingga 300 dolar AS (Rp 4,8 juta)
- Waktu Habis Stok: 30 Menit
- Status Produksi: Akan ditingkatkan (Ramping up)