Pencarian

Pemprov Banten Perkuat Ekosistem Pariwisata Desa Mandiri di Pandeglang, Fokus pada Inovasi dan Digitalisasi

Kamis, 21 Mei 2026 • 12:31:21 WIB
Pemprov Banten Perkuat Ekosistem Pariwisata Desa Mandiri di Pandeglang, Fokus pada Inovasi dan Digitalisasi
Dinas Pariwisata dan DPMD Banten fasilitasi pengembangan inovasi pariwisata di Desa Kolelet, Pandeglang.

PANDEGLANG — Ekosistem pariwisata desa di Provinsi Banten terus diperkuat melalui sinergi lintas dinas. Dinas Pariwisata dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten menggelar program fasilitasi pengembangan inovasi desa di Desa Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Kabid Destinasi Wisata Paunda Bayu Ajie AP., M.Si., yang memaparkan materi bertajuk “Pengembangan Destinasi Desa Wisata Provinsi Banten.” Tema besar yang diusung adalah membangun ekosistem pariwisata desa yang mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Desa Wisata Bukan Sekadar Tempat Kunjungan

Dalam pemaparannya, Paunda Bayu Ajie menegaskan bahwa desa wisata merupakan bagian integral dari pembangunan ekonomi masyarakat. Ia menyebut konsep tersebut harus terintegrasi dengan budaya, lingkungan, dan pemberdayaan warga desa.

“Desa wisata harus dibangun dengan konsep yang berkelanjutan, berbasis masyarakat, dan mampu menciptakan dampak ekonomi nyata bagi warga. Potensi lokal harus menjadi kekuatan utama agar desa memiliki identitas dan daya saing,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.

Menurutnya, Provinsi Banten memiliki kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal yang besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru. Digitalisasi promosi wisata dan penguatan kapasitas sumber daya manusia disebut menjadi faktor krusial dalam menghadapi persaingan sektor pariwisata modern.

Kolaborasi Multipihak Jadi Kunci

Paunda Bayu Ajie menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku UMKM, kelompok sadar wisata, hingga generasi muda. Sinergi ini dinilai mampu menciptakan ekosistem pariwisata desa yang sehat dan produktif.

Camat Picung Masrony, S.E., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Kolelet sebagai lokasi kegiatan. Ia berharap program ini menjadi motivasi bagi desa lain di Kecamatan Picung untuk menggali potensi lokal dan meningkatkan kreativitas masyarakat.

“Kegiatan ini sangat positif karena memberikan wawasan baru bagi masyarakat dan aparatur desa tentang pentingnya inovasi dan pengembangan desa wisata sebagai peluang peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Inovasi Desa Tak Hanya Fisik

Perwakilan DPMD Provinsi Banten, Wiwin S., menjelaskan bahwa program fasilitasi ini merupakan komitmen pemerintah mendorong kemandirian desa. Menurutnya, inovasi desa mencakup tata kelola pemerintahan, pemberdayaan ekonomi, pengembangan SDM, serta pemanfaatan teknologi dan potensi lokal.

“Desa harus mampu menciptakan inovasi yang sesuai dengan karakteristik wilayahnya masing-masing. Dengan inovasi, desa dapat berkembang lebih cepat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kegiatan berlangsung dengan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Strategi pengembangan desa wisata, pengelolaan potensi lokal, penguatan UMKM, hingga peluang promosi berbasis digital menjadi topik utama yang dibahas.

Masyarakat Desa Kolelet menyambut positif program ini dan berharap ada pendampingan lanjutan dari pemerintah. Dengan sinergi antara pemerintah provinsi, daerah, dan masyarakat, Desa Kolelet diharapkan menjadi contoh desa inovatif dan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Pandeglang yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Bagikan
Sumber: globalexposetv.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks