LEBAK — Warga Kampung Ketug Pabuaran, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, dikejutkan dengan kepulan asap hitam pekat yang membumbung dari area tower telekomunikasi pada Selasa (16/6/2026) sore. Sumber asap diketahui berasal dari sebuah shelter perangkat yang terbakar di area tower milik PT Mitratel.
Kejadian itu pertama kali disadari oleh Sidik, seorang warga yang rumahnya berada tak jauh dari lokasi. Awalnya ia mengira aroma hangus yang tercium berasal dari pembakaran sampah.
“Saya kira ada sampah yang dibakar. Setelah dicek ternyata api berasal dari shelter yang ada di dekat tower,” ujarnya.
Api Tak Merambat ke Tower Utama
Meski sempat memicu kepanikan, api berhasil tidak merambat ke bagian tower utama maupun fasilitas telekomunikasi lainnya. Petugas perawatan lapangan yang bertugas di kawasan itu, Jumron, mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui adanya kejadian serupa selama bekerja di lokasi tersebut.
Menurut Jumron, tower telekomunikasi itu telah beroperasi cukup lama dan digunakan oleh beberapa penyedia layanan seluler. Bagian yang terdampak kebakaran diketahui merupakan shelter milik salah satu operator.
“Untuk perawatan harian kami hanya memastikan area tetap terjaga. Jika menyangkut perangkat dan instalasi teknis, ada petugas lain yang menangani,” katanya.
Dugaan Sementara Gangguan Kelistrikan
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada gangguan kelistrikan di dalam shelter, namun hal tersebut masih perlu dipastikan oleh pihak berwenang.
Kejadian itu langsung dilaporkan kepada pihak terkait untuk mencegah api meluas ke lingkungan permukiman warga yang berada di sekitar lokasi tower. Proses pendataan dan evaluasi terhadap dampak kebakaran masih dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta memastikan layanan telekomunikasi di wilayah sekitar tetap berjalan normal.