BANTEN — Pertandingan yang berlangsung pada pekan lalu itu menjadi mimpi buruk bagi The Three Lions. Selama 70 menit awal, Inggris tampil buruk dan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran dari enam percobaan di babak pertama. Ghana, yang bermain rapat di bawah arahan Carlos Queiroz, beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat.
Momen Krusial: Tabrakan Pickford dan Adu
Menjelang jeda minum di babak kedua, Ghana nyaris memecah kebuntuan. Prince Kwabena Adu lolos dari jebakan offside dan berlari menuju gawang Inggris. Pickford, yang dikenal dengan blunder spektakulernya, keluar dari sarang dan bertabrakan dengan Adu di tepi kotak penalti.
Bola gagal diraih kedua pemain. Pickford justru menjatuhkan tubuhnya untuk menghadang laju penyerang Ghana. Pelatih Queiroz dan suporter Ghana bereaksi keras, menuntut kartu merah untuk kiper 30 tahun tersebut. Namun, wasit mengejutkan semua pihak dengan memberikan keputusan untuk Inggris.
Analisis: Kartu Merah atau Sekadar Kecerobohan?
Jika pelanggaran semacam ini terjadi di area kotak penalti, konsekuensinya bisa berbeda. Namun, karena insiden terjadi di luar kotak, Pickford tidak dianggap sebagai pelanggaran yang menghilangkan peluang emas (denying an obvious goal-scoring opportunity). Faktor posisi Adu yang belum sepenuhnya menguasai bola juga jadi pertimbangan wasit.
“Pickford seharusnya tidak diusir untuk insiden itu. Tapi jika kartu merah diberikan untuk kebodohan semata, dia sudah lama diusir,” demikian komentar pengamat dalam artikel yang dikutip. Kiper asal Everton ini memang punya reputasi melakukan blunder di momen-momen krusial, termasuk saat melawan Kroasia pekan sebelumnya.
Dampak ke Performa Inggris dan Peluang Ghana yang Hilang
Kontroversi ini sebenarnya menutupi performa buruk Inggris sepanjang laga. Kegagalan Ghana memanfaatkan peluang emas justru jadi sorotan. Beberapa menit sebelum insiden Pickford, Antoine Semenyo gagal mencetak gol setelah satu lawan satu dengan kiper, diakhiri dengan tendangan yang justru melambung.
Hasil imbang atau kekalahan di laga ini bisa membuat posisi Inggris di puncak klasemen Grup L terancam. Sementara bagi Ghana, peluang lolos ke fase gugur semakin menipis jika terus gagal memaksimalkan peluang. Insiden Pickford vs Ghana ini kembali membuka diskusi tentang konsistensi kepemimpinan wasit di turnamen sebesar Piala Dunia.