LEBAK — Sebanyak 160 pelaku UMKM di Kabupaten Lebak tahun ini mendapat bantuan langsung berupa sertifikasi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan sertifikasi halal. Pemerintah daerah juga memfasilitasi pendaftaran HAKI untuk melindungi merek, logo, dan produk dari peniruan.
Pelatihan Digital Agar Omzet Meroket
Pemkab Lebak tidak hanya memberikan bantuan administratif. Mereka menggelar pelatihan pemasaran digital agar produk UMKM bisa masuk ke aplikasi media sosial dan lokapasar seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, hingga Bukalapak.
"Kami memberikan pelatihan digital agar omzet pelaku UMKM meningkat dan mampu mensejahterakan masyarakat," kata Imam Suangsa di Lebak, Selasa.
Di era digital, pelaku usaha didorong berinovasi memanfaatkan jejaring pasar secara daring untuk memperluas akses pemasaran. Langkah ini dinilai krusial karena jumlah UMKM di Lebak mencapai 117.269 unit usaha, bergerak di bidang kuliner, kerajinan bambu, batik, hingga produk khas masyarakat Badui.
Uji Mutu Produk Gandeng Universitas Pasundan
Untuk memastikan daya saing produk, pemerintah daerah bekerja sama dengan Universitas Pasundan Bandung melakukan uji mutu dan umur simpan produk. Ini menjadi syarat penting agar produk UMKM Lebak bisa menembus pasar modern dan ekspor.
"Semua kegiatan itu agar pelaku UMKM naik kelas dan menembus pasar domestik dan mancanegara," ujar Imam.
Omzet Jutaan Rupiah per Pekan, Serap Puluhan Tenaga Kerja
Ani (55), seorang pelaku UMKM di Lebak, merasakan langsung dampak program ini. Ia merintis usaha camilan keripik bawang, pare crispy, keripik pisang, dan stik yang kini bertahan dan menyerap puluhan tenaga kerja.
Produknya sudah dipasarkan secara daring ke Jakarta, Jawa Barat, hingga Bali. "Kami bisa menghasilkan omzet pendapatan cukup besar hingga jutaan rupiah per pekan dan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat," kata Ani.
Pemkab Lebak berkomitmen melanjutkan program pemberdayaan ini setiap tahun. Selain membangkitkan ekonomi warga, penguatan UMKM juga menjadi motor penyerapan lapangan kerja baru di Banten bagian selatan.