Pencarian

Kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang, Polda Banten Evakuasi 64 Jiwa ke Hunian Sementara

Kamis, 02 Juli 2026 • 18:58:01 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin di Tangerang, Polda Banten Evakuasi 64 Jiwa ke Hunian Sementara
Kepulan asap hitam membubung di atas TPA Jatiwaringin, Tangerang, akibat kebakaran yang melanda area pembuangan akhir.

TANGERANG — Kepulan asap hitam masih membumbung tinggi di atas TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, sejak kebakaran melanda area pembuangan akhir tersebut. Polda Banten bersama instansi terkait terus berupaya memadamkan api yang telah memaksa puluhan warga mengungsi.

Water Bombing dari Jambi dan Sumsel Dikerahkan

Untuk mempercepat proses pemadaman, armada helikopter water bombing jenis MI-8AMT dengan registrasi RA-22834 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diterjunkan. Helikopter tersebut melepaskan bom air ke sejumlah titik api yang masih menyala.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea menyebut water bombing milik Kementerian Lingkungan Hidup yang didatangkan dari Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan juga dikerahkan. Setiap armada memiliki kapasitas angkut 4.000 liter air untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang sulit diakses dari darat.

Evakuasi Warga dan Layanan Kesehatan 24 Jam

"Selain upaya pemadaman, kami juga telah mengevakuasi 33 Kepala Keluarga yang terdiri dari 64 jiwa terdampak ke hunian sementara yang layak agar mereka dapat tinggal dengan aman dan nyaman," kata Kombes Pol Maruli dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 2 Juli 2026.

Polda Banten menyiagakan personel Ditsamapta dan Satbrimob untuk membantu pemadaman. Seluruh personel yang bertugas dibekali alat pelindung diri berupa masker guna menghindari paparan asap pekat.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta menyebutkan, BPBD telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Bantuan berupa 46 kasur telah disalurkan kepada warga terdampak, sementara tim kesehatan disiagakan selama 24 jam.

Imbauan untuk Warga: Jauhi Titik Api

Kabid Humas Polda Banten mengimbau masyarakat agar tidak mendekati titik kebakaran. Risiko akibat panas, asap pekat, maupun aktivitas pemadaman yang sedang berlangsung masih tinggi di lokasi kejadian.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati titik kebakaran demi menghindari risiko akibat panas, asap pekat, maupun aktivitas," tutup Kombes Pol Maruli.

Bagikan
Sumber: metrotvnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks