BANTEN — Portugal melaju ke fase gugur setelah menyingkirkan Kroasia 2-1 dalam laga dramatis. Tim asuhan Roberto Martinez selamat dari perpanjangan waktu setelah gol penyeimbang Kroasia di menit akhir dianulir karena offside, terdeteksi oleh teknologi.
Kemenangan itu menjaga asa Cristiano Ronaldo untuk terus berburu trofi Piala Dunia. Sang kapten diperkirakan tetap menjadi starter, meski sempat menunjukkan ketidakpuasan saat ditarik keluar pada laga sebelumnya.
Pertahanan Kokoh La Roja Jadi Ancaman
Spanyol datang dengan kepercayaan diri tinggi usai membungkam Austria 3-0. Mikel Oyarzabal mencetak dua gol, sementara Pedro Porro menyumbang satu gol untuk La Roja.
Catatan impresif justru datang dari lini belakang. Tim besutan Luis de la Fuente menjadi salah satu dari sedikit tim yang belum kebobolan satu gol pun di turnamen ini hingga babak 16 besar.
Superkomputer Opta: Peluang Kemenangan Spanyol 49,2 Persen
Secara statistik, Spanyol lebih diunggulkan. Superkomputer Opta memberikan peluang kemenangan sebesar 49,2 persen untuk La Roja, sedangkan Portugal hanya 25,6 persen. Sisanya, 25,2 persen, diprediksi berakhir imbang hingga memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu atau adu penalti.
Head-to-head kedua tim di turnamen besar selalu berjalan sengit. Spanyol dan Portugal terakhir bertemu di Piala Eropa 2020, di mana pertandingan berakhir imbang 0-0.
Kunci Laga: Efektivitas Serangan Balik Portugal vs Dominasi Spanyol
Portugal mengandalkan pengalaman Ronaldo dan kecepatan transisi untuk membongkar pertahanan Spanyol. Sementara itu, La Roja akan mencoba mendominasi penguasaan bola dan memanfaatkan kelemahan sektor sayap lawan.
Laga ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling sengit di fase gugur. Pemenang duel ini akan melaju ke perempat final dan berhadapan dengan pemenang laga Brasil versus Swiss.