Pencarian

Pemkot Tangsel Siapkan 95 Ribu Pelajar Manfaatkan Bus Sekolah Gratis Saat MPLS, Anggaran BBM Dialihkan Rp400 Juta

Minggu, 12 Juli 2026 • 13:25:31 WIB
Pemkot Tangsel Siapkan 95 Ribu Pelajar Manfaatkan Bus Sekolah Gratis Saat MPLS, Anggaran BBM Dialihkan Rp400 Juta
Pemerintah Kota Tangsel siapkan 95 ribu pelajar manfaatkan bus sekolah gratis pada MPLS.

TANGERANG SELATAN — Sebanyak 95 ribu pelajar di Kota Tangerang Selatan tercatat telah memanfaatkan layanan bus sekolah gratis sepanjang tahun lalu. Angka ini mendorong Pemerintah Kota Tangsel untuk terus menambah jumlah armada, baik tahun ini maupun tahun depan, guna menjangkau lebih banyak siswa.

Armada Diperiksa Total Sebelum MPLS

Menjelang hari pertama sekolah dan MPLS pada Senin (13/7), seluruh armada bus sekolah telah menjalani pemeriksaan menyeluruh. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyebutkan proses itu meliputi penggantian ban, uji berkala kendaraan (KIR), hingga servis rutin yang dilakukan selama libur sekolah.

"Seluruh armada juga telah menjalani uji berkala dan pemeriksaan menyeluruh, sehingga insya Allah siap kembali beroperasi melayani para pelajar setiap hari sekolah," ujar Pilar di Tangerang, Minggu.

Anggaran Rp400 Juta Dialokasikan untuk Antisipasi Kenaikan BBM

Pemkot Tangsel memastikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak berdampak pada operasional bus sekolah gratis. Pemerintah telah melakukan pergeseran anggaran sekitar Rp400 juta untuk menutup kekurangan biaya operasional akibat penyesuaian harga BBM.

"Kami ingin memastikan seluruh anak dapat berangkat ke sekolah dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya transportasi. Itu merupakan komitmen pemerintah," kata Pilar. Jika terjadi perubahan harga BBM di masa mendatang, pemkot akan kembali menyesuaikan anggaran agar kualitas pelayanan tetap terjaga.

Armada Khusus untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Bagi pelajar berkebutuhan khusus, Pemkot Tangsel menyiapkan armada tersendiri yang memungkinkan orang tua mendampingi anak selama perjalanan menuju Sekolah Khusus (SKH). Pilar menambahkan, pengemudi dan kondektur yang bertugas juga dipertahankan orang yang sama agar memahami karakter anak-anak yang mereka dampingi.

"Untuk anak berkebutuhan khusus, orang tua diperbolehkan ikut mendampingi di dalam bus, karena mereka membutuhkan perhatian khusus," ujarnya.

Pemkot Tangsel berharap penambahan armada secara bertahap dapat meningkatkan animo masyarakat yang dinilai sangat tinggi terhadap layanan transportasi gratis ini. Layanan bus sekolah beroperasi setiap hari sekolah dengan rute yang telah ditentukan.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks