Pencarian

Untirta Latih Ibu Rumah Tangga di Walantaka Kelola Usaha Keju Susu Kerbau dan Pemasaran Digital

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:45:01 WIB
Untirta Latih Ibu Rumah Tangga di Walantaka Kelola Usaha Keju Susu Kerbau dan Pemasaran Digital
Puluhan ibu rumah tangga di Kelurahan Pageragung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, mengikuti pelatihan pengelolaan usaha keju susu kerbau dan pemasaran digital dari tim dosen Untirta.

SERANG — Puluhan ibu rumah tangga di Kelurahan Pageragung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, mendapat pendampingan pengelolaan usaha dari tim dosen Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Untirta. Pelatihan yang berlangsung Sabtu 22 Agustus 2026 ini memanfaatkan produk keju susu kerbau Banten dengan tambahan royal jelly madu Baduy sebagai contoh komoditas yang bisa dikembangkan menjadi usaha rumahan.

Ketua Tim Pengabdian Ulfa Nurrofingah mengatakan, kemampuan menghasilkan produk saja tidak cukup. Perlu ada keterampilan mengelola usaha dan memasarkan produk agar benar-benar memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, pelatihan manajemen usaha, perhitungan biaya, penentuan harga, dan pemasaran digital menjadi bagian penting dalam kegiatan pengabdian ini,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 26 Agustus 2026.

Modal Awal Usaha Mandiri atau Kelompok

Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Magfira, Raiza Tri Pangesti, dan Kania Asri Liany. Mereka didampingi empat mahasiswa Program Studi Peternakan Untirta, yakni Daffa Pradita Ardhi, Indah Nur Zakiyah, Muhammad Izharudin, dan Faizin Habibi.

Ulfa berharap keterampilan yang diberikan menjadi modal awal bagi ibu-ibu untuk mengembangkan usaha secara mandiri maupun berkelompok. Ia menegaskan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari kemampuan menghasilkan produk.

“Tetapi juga dari meningkatnya kemampuan peserta dalam menghitung biaya, menentukan harga yang memberikan keuntungan, mengelola pemasaran, serta memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau konsumen,” tandasnya.

Prinsip Kesetaraan dan Inklusi Sosial

Kegiatan ini turut menerapkan prinsip GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion). Prinsip tersebut mendorong kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam akses terhadap pengetahuan, sumber daya, serta peluang ekonomi.

Pelatihan manajemen usaha dan digitalisasi pemasaran menjadi jembatan agar ibu rumah tangga mampu memanfaatkan potensi lokal dan teknologi yang tersedia. Dengan begitu, mereka bisa mengakses pasar lebih luas dan memperoleh pendapatan secara mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan ini didanai melalui dana internal Fakultas Pertanian Untirta sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pemberdayaan masyarakat dan pengembangan inovasi berbasis potensi lokal.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks