Gerakan Banten Teduh Tangerang Sejuk Dorong Aksi Tanam Pohon Masif

Penulis: Mustofa Kamal  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:45:06 WIB
Banksasuci Foundation dan Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang melakukan penanaman pohon di bantaran Saluran Induk Cisadane Barat.

TANGERANG — Banksasuci Foundation bersama Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) memperluas kampanye lingkungan melalui aksi nyata di bantaran sungai. Gerakan bertajuk ‘Banten Teduh Tangerang Sejuk’ tersebut menyasar kesadaran kolektif warga untuk menghijaukan wilayah Banten secara masif.

Aksi penanaman pohon dilakukan di bantaran Saluran Induk Cisadane Barat, Kota Tangerang, pada Sabtu (09/05/2026). Inisiatif ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya mengubah paradigma masyarakat dalam menjaga ekosistem perkotaan yang kian terhimpit pembangunan.

Satu Pohon Hasilkan Oksigen Harian untuk Dua Orang

Ketua Banksasuci Foundation sekaligus Koordinator Kalung, Ade Yunus, menjelaskan urgensi penanaman pohon di tengah ancaman krisis iklim. Menurutnya, setiap batang pohon yang tumbuh memiliki kontribusi besar terhadap kualitas udara dan penyerapan gas rumah kaca.

“Menanam pohon bukan sekadar aksi insidental dan Ceremonial tapi jadikan sebagai bagian dari gaya hidup untuk masa depan,” ungkap Ade Yunus usai memimpin penanaman pohon di lokasi tersebut.

Ia menambahkan bahwa satu pohon mampu memproduksi oksigen harian yang cukup untuk kebutuhan dua orang dewasa. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa penghijauan harus dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk area pemukiman padat penduduk.

Skema Pentahelix untuk Keberlanjutan Lingkungan Banten

Gerakan ini mengusung skema kolaborasi Pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, hingga media. Sinergi ini dinilai krusial agar program penghijauan tidak berhenti pada tahap penanaman, tetapi berlanjut hingga perawatan pohon secara konsisten.

Ade menekankan bahwa menjaga kelestarian bumi merupakan tanggung jawab moral yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya. Ia berharap aksi ini memicu gerakan serupa di berbagai titik strategis di Provinsi Banten.

“Menanam pohon adalah tindakan moral untuk titipan bumi yang lebih baik bagi generasi mendatang sebagai warisan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui program ini, warga diajak berpartisipasi aktif dengan menanam minimal satu pohon di pekarangan rumah masing-masing. Langkah sederhana tersebut diyakini mampu memberikan dampak signifikan bagi penurunan suhu udara di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

“Menanam pohon adalah wujud syukur dan kepedulian nyata, setidaknya satu pohon di halaman rumah atau lingkungan sekitar, kita dapat mewujudkan Banten Teduh Tangerang Sejuk,” pungkas Ade.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: tangerangpos.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top