Sean Strickland Bungkam Khamzat Chimaev Lewat Kemenangan Split Decision di UFC 328

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41:01 WIB
Sean Strickland raih kemenangan split decision atas Khamzat Chimaev di UFC 328.

Sean Strickland kembali mengguncang jagat MMA setelah menumbangkan petarung tangguh Khamzat Chimaev dalam duel lima ronde yang berakhir dramatis di UFC 328. Kemenangan angka tipis (split decision) ini membuktikan ketangguhan Strickland dalam meredam agresivitas gulat Chimaev sekaligus mematahkan status underdog yang sempat melekat padanya.

Arena UFC 328 menjadi saksi bisu runtuhnya dominasi Khamzat Chimaev di tangan petarung yang kerap dipandang sebelah mata, Sean Strickland. Meski datang sebagai underdog dengan rasio taruhan +375 berbanding -500 milik Chimaev, petarung berjuluk "Tarzan" ini sukses mengulang keajaiban saat ia merebut sabuk juara dari Israel Adesanya pada 2023 silam.

Kemenangan Strickland kali ini tidak didapat dengan mudah. Sepanjang lima ronde, penonton disuguhi adu mekanik antara teknik gulat elite milik Chimaev dan ketahanan stamina luar biasa dari Strickland. Hasil akhir ditentukan melalui skor tipis yang memicu perdebatan hangat di kalangan pengamat MMA.

Drama Skor 48-47 dan Peran Vital Ronde Kelima

Keputusan juri berakhir dengan skor split decision yang sangat ketat. Juri Sal D’Amato dan Eric Colon memberikan keunggulan 48-47 untuk Strickland, sementara juri Sue Sanidad melihat Chimaev lebih unggul dengan skor serupa, 48-47. Menariknya, penentu kemenangan ini bukan terletak pada ronde ketiga yang kompetitif, melainkan ronde pamungkas.

Berdasarkan catatan kartu skor resmi, ketiga juri sepakat memberikan ronde pertama untuk Chimaev dan ronde kedua serta ketiga untuk Strickland. Namun, perpecahan terjadi di ronde kelima. Colon dan D’Amato memberikan poin krusial tersebut kepada Strickland, sedangkan Sanidad tetap berpihak pada Chimaev.

  • Juri Sal D’Amato: 48-47 (Strickland)
  • Juri Eric Colon: 48-47 (Strickland)
  • Juri Sue Sanidad: 48-47 (Chimaev)

Taktik 'Tarzan' Menjinakkan Agresivitas Serigala Chechnya

Pertarungan dimulai dengan dominasi total Chimaev di ronde pertama. Petarung asal Chechnya tersebut langsung melancarkan serangan gulat, menjatuhkan Strickland berulang kali, dan mencoba melakukan kuncian leher yang berbahaya. Strickland dipaksa bertahan total di bawah tekanan ground game yang menyesakkan.

Situasi berbalik total pada ronde kedua. Strickland berhasil membaca pola serangan lawan dengan menggagalkan upaya takedown Chimaev. Bahkan, Strickland sempat membalikkan keadaan dengan menekan "Borz" di posisi bawah selama beberapa menit, sebuah pemandangan langka yang jarang terjadi dalam karier profesional Chimaev.

Memasuki ronde ketiga, stamina Chimaev tampak mulai terkuras. Ia mulai meninggalkan upaya gulat dan memilih beradu pukulan di posisi berdiri. Di sinilah Strickland mengambil alih kendali dengan serangan jab yang konsisten dan volume pukulan yang lebih tinggi, meski hidungnya sempat berdarah akibat serangan balasan Chimaev.

Volume Pukulan vs Kekuatan Ledak di Ronde Penentu

Ronde keempat kembali menjadi milik Chimaev setelah ia berhasil memvariasikan serangan dan menutup ronde dengan kontrol gulat yang solid. Namun, drama sesungguhnya terjadi di ronde kelima. Strickland yang mendengarkan instruksi pelatihnya mulai mengombinasikan jab dengan pukulan kanan yang mendarat telak berkali-kali.

Chimaev mencoba membalas dengan pukulan bertenaga besar, namun Strickland tetap unggul secara kuantitas. Kemampuan Strickland untuk segera bangkit setiap kali dijatuhkan menjadi poin plus di mata dua juri. Ia terus maju menekan, memaksa Chimaev meladeni pertarungan jarak dekat hingga bel akhir berbunyi.

Kemenangan ini memberikan sinyal kuat bahwa Chimaev mungkin tidak lagi semenakutkan beberapa tahun lalu saat ia meneror divisi menengah. Sebaliknya, Sean Strickland sekali lagi membuktikan bahwa volume pukulan dan pertahanan gulat yang disiplin adalah kunci untuk meruntuhkan reputasi petarung monster di oktagon.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: sports.yahoo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top