TANGERANG — Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, dari 695 koperasi yang sudah beroperasi, sebagian besar masih dalam tahap pengembangan. Hal ini disampaikan saat mendampingi peresmian 1.061 KDMP secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).
Peresmian di Banten berlangsung di gerai KDMP Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Andra Soni menegaskan komitmennya untuk menambah jumlah gerai aktif secara bertahap.
"Insyaallah sesuai target yang disampaikan Bapak Presiden, pada Agustus tahun ini jumlah gerai KDMP di Banten akan terus bertambah," kata Andra Soni dalam sambutannya.
Pemprov Banten mengejar realisasi 1.551 koperasi desa/kelurahan yang direncanakan. Dari total itu, sebanyak 695 unit sudah berstatus operasional, namun baru 155 di antaranya memiliki gerai fisik yang aktif melayani transaksi dan simpan pinjam warga.
Program KDMP merupakan salah satu inisiatif nasional Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa melalui lembaga keuangan mikro. Koperasi ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi warga, mulai dari simpan pinjam hingga penyediaan kebutuhan pokok.
Di Banten, koperasi tersebar di delapan kabupaten/kota. Desa Ciakar di Kabupaten Tangerang menjadi salah satu lokasi percontohan yang sudah memiliki gerai aktif dan melayani warga sekitar.
Data menunjukkan, dari 695 koperasi yang dinyatakan beroperasi, hanya sekitar 22 persen atau 155 unit yang sudah memiliki gerai. Artinya, masih ada 540 koperasi yang belum memiliki tempat usaha fisik. Pemprov Banten menargetkan penambahan gerai secara bertahap hingga Agustus 2026.
Andra Soni menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat pembukaan gerai baru. "Kami ingin koperasi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa," ujarnya.