Tangkapan Udang Lobster Nelayan Lebak Capai 20 Kg Sekali Melaut, Pendapatan Rp5 Juta dari Harga Rp250 Ribu Per Kg

Penulis: Mustofa Kamal  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 14:21:07 WIB
Nelayan Lebak berhasil menangkap hingga 20 kg udang lobster dalam sekali melaut.

LEBAK — Udang lobster tangkapan dari perairan selatan Lebak, Banten, menjadi primadona baru bagi nelayan setempat. Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Lebak, Rizal Ardiansyah, mengatakan kualitas lobster dari wilayah ini masuk kategori terbaik karena perairannya yang bersih dan langsung berhadapan dengan Samudera Hindia.

"Kondisi air laut sangat bagus dan tidak ada pencemaran lingkungan," kata Rizal di Lebak, Kamis.

Nelayan Binuangeun Raup Rp5 Juta dari Dua Hari Melaut

Sarif (45), nelayan asal Binuangeun, mengaku dalam sepekan terakhir ia bisa menangkap hingga 20 kilogram udang lobster. Dengan harga Rp250 ribu per kilogram, pendapatan yang ia peroleh mencapai Rp5 juta.

"Semua lobster yang ditangkap usia dewasa, bahkan empat ekor bisa mencapai satu kilogram," ujar Sarif.

Metode penangkapan dilakukan di kawasan Pulau Tinjil. Para nelayan menyelam di malam hari hingga ke dasar laut dan memasang jebakan berupa perangkat jodang yang terbuat dari besi.

Lobster Hijau, Mutiara, dan Batu Jadi Andalan

Jenis udang lobster yang banyak ditemukan di pesisir selatan Lebak antara lain lobster mutiara, lobster batu, dan lobster hijau. Selain dijual dalam bentuk dewasa, benih bening lobster (BBL) juga diperdagangkan seharga Rp6.000 per ekor untuk kebutuhan budidaya di Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Menurut Rizal, total tangkapan ikan di pesisir selatan Lebak mencapai sekitar 7.000 ton per tahun. Udang lobster menjadi salah satu komoditas yang menyumbang signifikan terhadap perekonomian nelayan.

Beralih dari Ikan Cakalan ke Lobster karena Lebih Untung

Udin (50), nelayan Binuangeun lainnya, mengaku kini fokus menangkap udang lobster karena dinilai jauh lebih menguntungkan dibandingkan ikan cakalan dan tongkol. Dalam dua hari melaut, ia bisa mengantongi Rp5 juta dari penjualan lobster jenis hijau.

Permintaan pasar yang tinggi membuat para nelayan semakin bergantung pada komoditas ini. Pemerintah daerah pun terus mendorong pengelolaan perikanan tangkap yang berkelanjutan agar hasil laut tetap terjaga kualitasnya.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top