BANTEN — Rumor seputar iOS 27 selama ini memang didominasi oleh pembahasan Apple Intelligence dan Siri. Namun, bocoran terbaru dari Bloomberg dan Mark Gurman mengungkapkan bahwa aplikasi Kamera dan Foto justru akan mendapatkan suntikan fitur paling signifikan. Pembaruan ini disebut sebagai kelanjutan dari redesain antarmuka yang sudah diperkenalkan di iOS 26.
Salah satu perubahan paling menarik adalah sistem kustomisasi antarmuka Kamera. Saat ini, posisi tombol kontrol di aplikasi Kamera cenderung statis dan sebagian besar tersembunyi di dalam menu. Dengan iOS 27, Apple akan memberikan kebebasan kepada pengguna untuk memilih fitur apa saja yang ingin ditampilkan dan di mana letaknya.
"Pengguna akan bisa memilih fitur mana yang muncul di aplikasi Kamera—dan di mana posisinya. Itu termasuk kontrol untuk flash, exposure, timer, dan resolusi," tulis Bloomberg mengutip sumber yang mengetahui rencana tersebut. Langkah ini disebut sebagai upaya Apple untuk membuat aplikasi Kamera lebih ramah bagi fotografer profesional.
Selain itu, tombol kontrol yang saat ini berada di pojok kanan atas layar dilaporkan akan dipindahkan ke sisi kanan tombol rana (shutter button). Perubahan tata letak ini diharapkan membuat akses ke pengaturan lanjutan lebih cepat saat memotret dengan satu tangan.
Fitur Visual Intelligence yang selama ini hanya bisa diakses lewat tombol Camera Control di iPhone 16 juga akan diintegrasikan langsung ke dalam aplikasi Kamera. Apple menyiapkan mode Siri baru yang membuat fitur ini lebih mudah dijangkau oleh pengguna biasa. Opsi untuk menempatkannya di Control Center atau memetakannya ke Action Button juga tersedia.
Kemampuan Visual Intelligence juga bertambah. Bloomberg melaporkan bahwa fitur ini nantinya bisa memindai label informasi gizi pada kemasan makanan untuk mencatat asupan harian. Tak hanya itu, pengguna juga bisa memindai kartu nama untuk langsung membuat kontak baru di ponsel.
Di sektor pengeditan, Apple menyiapkan tiga alat baru berbasis kecerdasan buatan yang akan melengkapi fitur Clean Up yang sudah ada sejak iOS 18. Ketiganya adalah Extend, Enhance, dan Reframe.
Extend bekerja seperti fitur generative fill di Adobe Photoshop. Alat ini memungkinkan pengguna "menghasilkan konten tambahan di luar bingkai asli" foto. Sementara itu, Enhance berfungsi untuk meningkatkan kualitas gambar secara otomatis—mulai dari warna, pencahayaan, hingga ketajaman. Adapun Reframe dirancang khusus untuk foto spasial, memungkinkan pengguna mengubah perspektif gambar setelah foto diambil.
Meski terdengar menjanjikan, ada catatan penting dari bocoran ini. Menurut Mark Gurman dari Bloomberg, fitur Extend dan Reframe "tidak bekerja dengan andal" dalam pengujian internal. Ada kemungkinan kedua fitur ini akan ditunda atau dikurangi skalanya sebelum dirilis ke publik.
Artinya, kita mungkin tidak akan melihat keduanya pada ajang WWDC 2026 mendatang. Jika tetap diperkenalkan, Apple bisa saja menundanya ke beta developer berikutnya, atau bahkan baru tersedia di pembaruan iOS 27.1 atau lebih baru.
Apple biasanya mengumumkan versi utama iOS setiap bulan Juni dalam gelaran WWDC. Versi beta untuk pengembang biasanya tersedia segera setelah keynote, sementara rilis stabil untuk publik baru hadir pada September berbarengan dengan peluncuran iPhone generasi terbaru. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal spesifik untuk iOS 27.