Pemkot Tangsel Optimalkan Kader Posyandu dan Tim Ngider Sehat Premium untuk Identifikasi Kebutuhan Kesehatan Anak

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 12:34:01 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memantau kegiatan kader posyandu dalam mendukung kesehatan anak.

TANGERANG SELATAN — Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyebut kader posyandu dan Tim Ngider Sehat Premium merupakan ujung tombak pemerintah dalam menjangkau kebutuhan kesehatan warga secara langsung. Kedua kelompok ini tidak hanya bertugas memantau tumbuh kembang anak, tetapi juga mendampingi ibu hamil serta menjalankan upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat.

Tugas Kader: Dari PMT hingga Pemeriksaan Anak

Benyamin mendorong para kader untuk terus mengidentifikasi kebutuhan spesifik di lapangan, seperti pemberian makanan tambahan (PMT) dan pemeriksaan kesehatan anak. Menurutnya, data yang dikumpulkan dari lapangan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menyusun intervensi yang tepat sasaran.

"Seluruh infrastruktur yang menunjang penurunan stunting, termasuk ketersediaan pangan, gizi, hingga lingkungan yang sehat harus terus diperkuat," kata Benyamin di Tangerang, Selasa.

Kolaborasi Lintas OPD Diperkuat

Pemkot Tangsel juga memperkuat kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) bersama kader kesehatan dan layanan kesehatan berbasis masyarakat. Langkah ini diambil untuk memastikan program kesehatan anak berjalan terintegrasi, tidak parsial antar-dinas.

Benyamin menyampaikan apresiasi kepada Tim Ngider Sehat Premium yang dinilai aktif mendekatkan layanan kesehatan langsung ke lingkungan tempat tinggal warga. Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak bisa dicapai pemerintah sendiri tanpa keterlibatan elemen masyarakat.

"Anak-anak adalah aset bangsa yang paling berharga. Masa depan Tangerang Selatan ada di tangan mereka. Karena itu, kita harus memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing untuk masa depan," ungkapnya.

Mengapa Peran Kader Krusial untuk Tangsel?

Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, kader posyandu menjadi simpul informasi kesehatan paling dekat dengan warga. Mereka yang setiap bulan menimbang balita, mencatat status gizi, hingga melaporkan kondisi ibu hamil berisiko tinggi ke puskesmas. Optimalisasi peran mereka diharapkan mempercepat deteksi dini masalah gizi dan stunting di Kota Tangerang Selatan.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top