Pencarian

Google Rombak Tampilan Aplikasi Gemini dengan Desain UI Pill-Shaped Terbaru

Senin, 04 Mei 2026 • 17:48:01 WIB
Google Rombak Tampilan Aplikasi Gemini dengan Desain UI Pill-Shaped Terbaru

Google mulai menggulirkan perombakan desain besar-besaran pada aplikasi Gemini yang menghadirkan antarmuka lebih minimalis dan navigasi yang lebih intuitif. Pembaruan ini membawa perubahan visual signifikan mulai dari kotak perintah berbentuk pil hingga latar belakang gradasi dinamis yang kini mulai tersedia untuk pengguna global secara bertahap.

Google sedang menyiapkan wajah baru untuk asisten AI andalannya, Gemini. Setelah melalui proses pengembangan selama beberapa bulan terakhir, bocoran tampilan antarmuka (UI) terbaru Gemini akhirnya terungkap ke publik dengan perubahan estetika yang sangat kontras dibanding versi sebelumnya.

Fokus utama pada perombakan ini terletak pada homepage yang kini lebih bersih. Google meninggalkan kotak teks tradisional dan beralih ke prompt box berbentuk pil yang lebih modern. Di sisi kanan kotak tersebut, pengguna tetap bisa menemukan akses cepat untuk input suara dan Gemini Live, sementara sisi kiri kini hanya menyisakan tombol "plus" tunggal.

Perubahan ini bertujuan menyederhanakan pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan AI. Google tampaknya ingin mengurangi distraksi visual agar pengguna bisa langsung fokus pada pemberian instruksi atau prompting sejak aplikasi dibuka.

Fitur Unggulan dan Integrasi Tools Baru

Ketika pengguna mengetuk tombol "plus", aplikasi akan memunculkan bottom sheet atau lembar menu dari bawah layar. Di sini, Google menyematkan carousel yang memungkinkan akses cepat ke galeri foto, kamera, hingga unggahan gambar terbaru. Bagian bawah menu ini juga menjadi rumah bagi pengelolaan dokumen dan catatan pengguna.

Berikut adalah beberapa daftar alat (tools) baru yang kini dikelompokkan lebih rapi dengan deskripsi singkat untuk memudahkan navigasi:

  • Images & Videos: Pembuatan dan penyuntingan konten visual berbasis AI.
  • Music: Integrasi dengan layanan streaming untuk identifikasi atau rekomendasi musik.
  • Canvas: Ruang kerja kreatif untuk kolaborasi teks dan visual.
  • Deep Research: Fitur pencarian informasi mendalam yang lebih komprehensif.
  • Guided Learning: Alat bantu pembelajaran interaktif untuk memahami topik kompleks.

Pendekatan terpadu ini sudah mulai diuji coba pada perangkat Android dan versi web desktop. Menariknya, pengguna Gemini di perangkat Mac sudah bisa merasakan sebagian dari fitur ini lebih awal sebelum ekspansi ke platform lain dilakukan secara menyeluruh.

Estetika Visual dan Navigasi yang Berubah Total

Sisi visual Gemini kini terasa lebih personal dengan sapaan "Hi [nama], what’s on your mind?" yang diposisikan tepat di tengah layar. Di atas teks tersebut, ikon kilauan khas Gemini tetap dipertahankan sebagai identitas utama. Perubahan paling mencolok adalah penggunaan latar belakang gradasi warna-warni yang bisa berdenyut (pulsating), memberikan kesan aplikasi yang "hidup".

Google juga melakukan langkah berani dengan memindahkan account switcher atau menu perpindahan akun ke bagian bawah laci navigasi (navigation drawer). Ini merupakan anomali bagi aplikasi internal Google yang biasanya menempatkan foto profil akun di pojok kanan atas layar.

Untuk pemilihan model AI, Google kembali menempatkan menu dropdown di pojok kiri atas. Seluruh set ikon dalam aplikasi kini menggunakan garis luar yang lebih tipis dan membulat, selaras dengan bahasa desain Material You yang terus berevolusi.

Apa Artinya bagi Pengguna di Indonesia?

Pembaruan ini membawa dampak signifikan bagi produktivitas pengguna di tanah air, terutama bagi mereka yang mengandalkan Gemini untuk manajemen tugas harian. Integrasi yang lebih rapi antara file, kamera, dan alat riset akan mempercepat alur kerja tanpa harus berpindah-pindah aplikasi.

Khusus untuk pengguna iOS di Indonesia, desain baru ini memanfaatkan teknologi "Liquid Glass" yang memberikan efek transisi antarmuka sangat halus. Meskipun saat ini peluncurannya masih bersifat terbatas, pengguna Android diperkirakan akan mendapatkan giliran dalam waktu dekat melalui pembaruan di Google Play Store.

Langkah Google ini sekaligus mempertegas persaingan dengan ChatGPT milik OpenAI yang juga terus memperbarui UI mereka. Dengan tampilan yang lebih segar dan navigasi yang lebih terpusat, Gemini berusaha menjadi asisten AI yang tidak hanya pintar secara fungsional, tetapi juga nyaman digunakan sebagai aplikasi harian utama.

Bagikan
Sumber: 9to5google.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks