TANGERANG — Gelombang pendaftar membanjiri SMKN 1 Kabupaten Tangerang saat proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dibuka. Sekolah yang berlokasi di Kampung Kiara, Desa Peusar, Kecamatan Panongan ini mencatatkan lonjakan peminat yang signifikan, menandakan pergeseran persepsi masyarakat terhadap pendidikan kejuruan.
Kepala SMKN 1 Kabupaten Tangerang, Agung Aji Gumilar, memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan transparan dan akuntabel. Pihak sekolah mengedepankan pelayanan ramah kepada masyarakat serta menjunjung tinggi objektivitas dalam setiap proses penerimaan.
"Alhamdulillah, pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di SMKN 1 Kabupaten Tangerang berjalan lancar, aman, dan tertib. Seluruh proses dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku dengan menjunjung tinggi transparansi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Agung.
Enam Jurusan yang Selaras dengan Kebutuhan Industri
Tingginya kepercayaan publik terhadap sekolah ini tidak lepas dari relevansi program keahlian yang ditawarkan. SMKN 1 Kabupaten Tangerang memiliki enam jurusan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
- Teknik Elektronika Industri (TEI)
- Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL)
- Teknik Pemanasan dan Tata Udara Pendinginan (TPTUP)
- Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
- Desain Komunikasi Visual (DKV)
- Teknik Sepeda Motor (TSM)
Agung menekankan bahwa pemilihan jurusan tidak boleh sekadar mengikuti tren. Menurutnya, kesesuaian dengan minat, bakat, dan potensi diri menjadi kunci utama agar siswa dapat berkembang secara optimal selama menempuh pendidikan.
"Pemilihan jurusan yang tepat akan membantu siswa mengembangkan potensinya sehingga siap memasuki dunia kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," jelasnya.
Dari SMKN 1 Cikupa Hingga Menjadi Ikon Vokasi di Panongan
Perjalanan SMKN 1 Kabupaten Tangerang cukup panjang. Lembaga ini didirikan pada 1997 dengan nama SMKN 1 Cikupa. Setelah pemekaran wilayah tahun 2000, namanya berubah menjadi SMKN 1 Panongan. Baru pada 2010, sekolah ini resmi menggunakan nama yang dikenal hingga sekarang.
Berdiri di atas lahan seluas sekitar 20.000 meter persegi, sekolah ini terus berbenah. Fasilitas pembelajaran diperbarui agar selaras dengan perkembangan teknologi dan tuntutan industri. Selain keterampilan teknis, sekolah juga aktif mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan kedisiplinan siswa.
Mencetak Lulusan yang Siap Bersaing dan Menciptakan Peluang
Keberhasilan penyelenggaraan SPMB kali ini menjadi titik awal bagi ratusan siswa baru untuk menimba ilmu. Ke depan, SMKN 1 Kabupaten Tangerang berkomitmen memperkuat kerja sama dengan DUDI. Targetnya jelas: mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan teknologi.
Di tengah dinamika dunia yang berubah cepat, pendidikan vokasi kian strategis. Sekolah ini tak hanya menyiapkan generasi muda untuk mencari pekerjaan, tetapi juga membekali mereka kemampuan menciptakan lapangan kerja sendiri. Dari Kampung Kiara, Panongan, langkah itu terus dibangun—ruang belajar yang bukan sekadar mengajarkan keterampilan, tetapi juga menumbuhkan masa depan.