BANTEN — Jenazah Jayden Adams ditemukan di sebuah rumah di kawasan Schotschekloof, pusat Kota Cape Town. Juru bicara Kepolisian Western Cape, FC van Wyk, membenarkan penemuan jasad pria berusia 25 tahun itu.
"Insiden ini sedang diselidiki," ujar van Wyk kepada media lokal, dikutip dari Marca.
Tampil di Tiga Laga Piala Dunia 2026
Adams merupakan bagian dari skuad Bafana Bafana yang berlaga di Piala Dunia 2026. Ia mendapat kesempatan bermain dalam tiga pertandingan, dua di antaranya sebagai starter saat melawan Meksiko dan Republik Ceko di fase grup.
Pada laga kontra Korea Selatan, ia masuk sebagai pemain pengganti dan bermain selama 10 menit terakhir. Sementara di babak 32 besar melawan Kanada, Adams hanya duduk di bangku cadangan tanpa dimainkan.
Duka Berlapis: Nenek Meninggal Sebelum Laga Kontra Ceko
Perjalanan Adams di Piala Dunia juga diwarnai kesedihan pribadi. Pada malam sebelum pertandingan melawan Republik Ceko, ia mendapat kabar bahwa sang nenek meninggal dunia. Meski begitu, Adams tetap bertahan bersama tim nasional untuk menjalankan tugasnya.
Karier: Dari Akademi Stellenbosch ke Panggung Dunia
Jayden Adams merupakan lulusan akademi muda Stellenbosch FC. Penampilannya yang konsisten membawanya bergabung dengan raksasa Liga Afrika Selatan, Mamelodi Sundowns, pada Januari 2025.
Di level internasional, Adams menjalani debut bersama Timnas Afrika Selatan pada 2022 dalam laga melawan Mozambik. Selama membela negaranya, ia mencatatkan 15 penampilan dan mencetak dua gol. Kedua gol tersebut lahir di babak kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kabar kepergian Adams dikonfirmasi oleh juru bicara keluarga kepada media lokal. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai penyebab meninggalnya sang pemain. Pihak berwenang masih mendalami kronologi kejadian.