SERANG — Data resmi Kementerian Perdagangan mencatat pergerakan harga pangan di Banten pada 15 Juli 2026. Dari 16 komoditas yang dipantau, empat di antaranya mengalami kenaikan dan dua komoditas lainnya turun jika dibandingkan dengan harga sehari sebelumnya.
Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah keriting yang melonjak Rp625 atau 1,8 persen menjadi Rp35.417 per kilogram. Adapun cabai rawit merah, komoditas yang kerap menjadi biang inflasi daerah, naik 1,28 persen ke posisi Rp49.583 per kg. Bawang merah juga terpantau naik 1,61 persen menjadi Rp39.375 per kg.
Daging Ayam Ras Ikut Naik, Minyak Goreng Premium Turun Tipis
Selain cabai dan bawang, daging ayam ras juga masuk dalam daftar komoditas yang harganya terkerek naik. Per Rabu sore, harga daging ayam ras berada di angka Rp35.583 per kg atau naik 0,82 persen dari hari sebelumnya.
Di sisi lain, harga minyak goreng sawit kemasan premium justru turun 0,19 persen menjadi Rp21.583 per liter. Penurunan paling signifikan terjadi pada cabai merah besar yang turun Rp750 atau 1,74 persen menjadi Rp42.292 per kg.
Harga Bahan Pokok Lainnya Masih Stabil
Sejumlah komoditas pangan utama lainnya tercatat stabil. Harga beras premium masih bertahan di Rp14.729 per kg, sementara beras medium di level Rp13.291 per kg. Telur ayam ras juga tidak bergerak dari posisi Rp24.396 per kg.
Untuk kebutuhan dapur lainnya, harga tepung terigu tercatat Rp12.063 per kg, gula pasir curah Rp18.188 per kg, dan Minyakita tetap di Rp15.700 per liter. Daging sapi paha belakang masih menjadi komoditas termahal dengan harga Rp142.917 per kg tanpa perubahan.
Apa yang Membuat Harga Pangan di Banten Bergerak?
Fluktuasi harga pangan di Banten kerap dipengaruhi oleh pasokan dari daerah sentra produksi dan kondisi cuaca. Cabai rawit merah misalnya, harganya masih bertahan di atas Rp49 ribu per kg, menjadikannya salah satu komoditas dengan harga tertinggi di antara bahan pokok lainnya. Sementara itu, penurunan harga cabai merah besar bisa menjadi indikasi mulai masuknya pasokan segar ke pasar-pasar tradisional di wilayah Banten.