Pencarian

Pemkot Tangerang Tekankan Tertib Niaga sebagai Kunci Bangun Kepercayaan Konsumen dan Daya Saing Usaha

Kamis, 23 Juli 2026 • 14:21:01 WIB
Pemkot Tangerang Tekankan Tertib Niaga sebagai Kunci Bangun Kepercayaan Konsumen dan Daya Saing Usaha
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan membuka sosialisasi perdagangan barang dan jasa yang diikuti oleh 100 pengelola SPBU, agen, dan pangkalan LPG, Rabu.

TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang, Banten, menegaskan bahwa tertib niaga menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha di daerah. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan saat membuka sosialisasi perdagangan barang dan jasa yang diikuti oleh 100 pengelola SPBU, agen, dan pangkalan LPG, Rabu.

Maryono menyatakan bahwa volume penjualan yang besar tidak akan berarti tanpa dibarengi komitmen untuk mematuhi aturan yang berlaku. Menurutnya, kepercayaan konsumen merupakan aset berharga yang lahir dari praktik usaha yang jujur, tertib, dan sesuai regulasi.

"Kepercayaan konsumen adalah aset yang sangat berharga. Kepercayaan itu lahir ketika pelaku usaha menjalankan usahanya secara jujur, tertib dan sesuai regulasi. Karena itu, tertib niaga bukan sekadar kewajiban, tetapi menjadi modal utama untuk meningkatkan daya saing usaha," ujar Maryono.

Fokus pada Sektor Energi yang Melayani Kebutuhan Pokok

Peserta sosialisasi kali ini berasal dari sektor energi yang setiap hari menyediakan kebutuhan pokok masyarakat. Maryono menekankan bahwa pelaku usaha di bidang ini dituntut memberikan pelayanan yang aman, transparan, dan bertanggung jawab.

Kepatuhan terhadap regulasi, kelengkapan perizinan, akurasi alat ukur, hingga pemenuhan hak-hak konsumen disebut sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari praktik usaha profesional. "Ketika pelaku usaha menjalankan usahanya dengan tertib, masyarakat akan merasa terlindungi, kepercayaan konsumen meningkat, dan usaha pun akan semakin berkembang," jelasnya.

Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha untuk Ekosistem Sehat

Maryono menambahkan, membangun ekosistem usaha yang sehat membutuhkan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha. Pemerintah akan terus menghadirkan pembinaan, edukasi, dan pengawasan, sementara pelaku usaha diharapkan meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

"Kita ingin dunia usaha di Kota Tangerang tidak hanya berkembang dari sisi ekonomi, tetapi juga memiliki budaya usaha yang menjunjung tinggi integritas, kepatuhan, dan perlindungan konsumen. Dengan begitu, daya saing pelaku usaha akan semakin kuat di tengah dinamika pasar yang terus berkembang," imbuh Maryono.

Pembekalan Regulasi dan Legalitas Usaha

Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang Suli Rosadi menjelaskan bahwa dalam sosialisasi ini, peserta mendapatkan pembekalan mengenai regulasi perdagangan, perlindungan konsumen, hingga pentingnya legalitas usaha. Para pelaku usaha juga diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Mereka diedukasi untuk memastikan barang yang diperdagangkan layak jual, layak konsumsi, serta memenuhi standar yang telah ditetapkan. "Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam meningkatkan kesadaran pelaku usaha agar menjalankan usahanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Suli.

Maryono berharap kegiatan ini mampu mendorong para pelaku usaha untuk menjadikan kepatuhan terhadap aturan sebagai budaya bersama. "Mari kita jadikan kepatuhan terhadap aturan sebagai budaya bersama. Ketika pelaku usaha dipercaya masyarakat, maka usahanya akan semakin maju, konsumen semakin terlindungi, dan perekonomian Kota Tangerang akan tumbuh semakin kuat dan berkelanjutan," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks