SERANG — Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, konsultasi medis, hingga pemberian obat-obatan secara gratis sesuai hasil diagnosa. Selain itu, para warga binaan juga menerima paket makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Lili, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini. Menurutnya, kesehatan adalah hak dasar setiap warga binaan yang harus dipenuhi untuk menunjang proses pembinaan.
“Pelayanan kesehatan merupakan hak yang harus diberikan kepada setiap Warga Binaan. Kolaborasi seperti ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam menciptakan pembinaan yang lebih humanis, sehat, dan bermartabat,” ujar Lili dalam keterangan yang diterima, Selasa (17/6).
Motivasi untuk Bangkit dari Masa Pembinaan
Pendiri Tanah Jawara, KH Embay Mulya Syarif, tidak hanya membawa layanan medis. Ia juga memberikan motivasi kepada para warga binaan agar tetap semangat memperbaiki diri. Ia mengajak mereka memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan membangun masa depan yang lebih baik, dimulai dari menjaga kesehatan fisik dan mental.
“Kesehatan adalah modal utama untuk bangkit dan menjadi pribadi yang lebih baik. Saya berharap seluruh Warga Binaan tetap optimis menjalani pembinaan dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik,” tutur KH Embay Mulya Syarif.
Yayasan Hadirkan Layanan Kesehatan Komprehensif
Ketua Yayasan Amazing New Beginning (YANB), dr. Karl, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian yayasan terhadap peningkatan kualitas hidup warga binaan. Pihaknya ingin memberikan manfaat nyata melalui pelayanan kesehatan yang menyeluruh.
“Kami ingin hadir memberikan manfaat nyata melalui pelayanan kesehatan dan penguatan kepedulian sosial. Semoga kegiatan ini dapat membantu Warga Binaan menjalani proses pembinaan dalam kondisi yang sehat dan produktif,” ungkap dr. Karl.
Sinergi Berkelanjutan untuk Sistem Pemasyarakatan Humanis
Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Rangga Permata, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya bermanfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk mengikuti proses pembinaan dengan baik.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepedulian yang diberikan kepada Warga Binaan Rutan Serang. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi Warga Binaan untuk terus mengikuti proses pembinaan dengan baik. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus terjalin di masa mendatang,” ujar Rangga Permata.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusias. Setiap warga binaan mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan serta menerima layanan pengobatan dan makanan bergizi. Diharapkan, program ini bisa menjadi model kolaborasi serupa di rutan dan lapas lain di Banten untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan inklusif.