SERANG — Sebanyak 15 ribu liter air bersih didistribusikan ke empat kampung di dua kecamatan yang dilanda kekeringan di Kabupaten Serang. Bantuan berasal dari tiga pihak: PT Cipta Papperia, Kodim 0602/Serang, dan PDAM Tirta Albantani.
Distribusi pertama menyasar Kampung Astana di Desa Walikukun, Kecamatan Carenang. Warga berbondong-bondong membawa wadah ke titik yang ditentukan saat mobil tangki tiba. Pemandangan serupa terjadi di Kampung Kwaron, Kuranji, dan Srewu di Desa Cakung, Kecamatan Binuang.
Total Distribusi: 10 Ribu Liter dari Kodim, 5 Ribu dari PDAM
Kodim 0602/Serang memasok 10 ribu liter air bersih ke Kecamatan Binuang. Sementara PDAM Tirta Albantani menyalurkan 5 ribu liter ke Kampung Kuranji. Sisanya dikirim PT Cipta Papperia ke Kampung Astana atas permohonan warga sekitar pabrik.
Kepala Pabrik PT Cipta Papperia, Ahmad Satibi, mengatakan bantuan itu bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar yang kesulitan air. “Kita distribusikan sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan untuk masyarakat yang berada di sekitar pabrik yang sedang kesulitan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Kekeringan Terpusat di Sekitar DAS Cidurian
Camat Binuang, Mamak Abror, menjelaskan warga terdampak kekeringan di wilayahnya rata-rata berada di area Daerah Aliran Sungai Cidurian. “Sementara yang menggunakan sumur bor dan sumur timba ada yang masih ada airnya. Jadi relatif, yang kekeringan yang berada di sekitaran DAS Cidurian,” katanya.
Air bersih yang diterima digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari seperti mandi, cuci, kakus (MCK), memasak, hingga berwudu. Mamak menyebut bantuan itu sangat bermanfaat di tengah krisis yang melanda.
Harapan Agar Bantuan Tak Putus, BPBD Diminta Turun Tangan
Mamak mengaku telah melaporkan kondisi kekeringan ke BPBD Kabupaten Serang. Ia berharap ada tindak lanjut agar pasokan air bersih berkesinambungan dan tidak terputus. “Kita akan arahkan nanti ke Desa Renged,” pungkasnya.