Pencarian

Pertamina Suntik Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan, Target Tembus Pasar Modern

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 11:46:15 WIB
Pertamina Suntik Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan, Target Tembus Pasar Modern
Pertamina memfasilitasi sertifikasi halal bagi 50 UMKM binaan di Banten untuk meningkatkan daya saing produk.

BANTEN — Jaminan halal kini menjadi salah satu syarat utama bagi produk lokal untuk bisa bersaing, terutama di tengah arus perdagangan yang semakin terbuka. Menyadari hal tersebut, Pertamina melalui program pembinaan UMKM-nya memfasilitasi puluhan usaha kecil agar memenuhi standar legalitas yang diakui negara.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat fondasi bisnis UMKM binaan. Menurutnya, produk berkualitas saja tidak cukup tanpa dibekali sertifikasi yang mampu menaikkan kepercayaan konsumen.

“Pertamina mendorong UMKM binaan agar tidak hanya memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga didukung legalitas dan sertifikasi yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Fasilitasi sertifikasi halal ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi produk sekaligus membuka peluang pasar yang lebih lebar,” ujar Baron.

Dari Dapur Rumah ke Pasar Modern

Para penerima manfaat program ini berasal dari beragam sektor usaha. Dominasi terbesar datang dari industri makanan dan minuman, namun tidak sedikit pula pelaku usaha fesyen, kerajinan tangan, hingga produk perawatan tubuh dan kecantikan yang turut serta dalam program ini.

Salah satu peserta, Minie Sudjarwo, pemilik brand MiniesQ, mengaku fasilitas ini memberinya kepercayaan diri baru untuk mengembangkan sayap bisnis. Ia menyebut sertifikasi halal sebagai nilai tambah yang selama ini dinantikan untuk bisa menembus kerja sama dengan toko modern dan mitra usaha yang lebih besar.

“Sertifikasi halal menjadi nilai tambah bagi produk kami. Kami jadi lebih percaya diri menawarkan produk ke pasar yang lebih luas dan membuka peluang bekerja sama dengan toko modern maupun mitra usaha lainnya. Dukungan Pertamina menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan usaha,” kata Minie.

Bukan Sekadar Stiker, Tapi Gerbang Inovasi

Baron menegaskan bahwa pembinaan yang dilakukan BUMN energi ini tidak berhenti pada pemberian sertifikat semata. Pertamina disebutnya akan terus mendampingi para pelaku usaha melalui pelatihan peningkatan kualitas produk dan pengembangan pemasaran yang disesuaikan dengan tahapan pertumbuhan bisnis mereka.

“Kami berharap UMKM binaan dapat memanfaatkan sertifikasi halal sebagai modal untuk terus berinovasi, menjaga kualitas produk, dan memperluas jaringan pemasaran. Pertamina akan terus hadir sebagai mitra yang mendukung UMKM agar semakin siap tumbuh dan bersaing,” tambahnya.

Menuju Kewajiban Halal 2026

Langkah korporasi ini sejalan dengan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Regulator mewajibkan sertifikasi halal bagi produk makanan, minuman, kosmetik, dan produk hasil sembelihan paling lambat Oktober 2026.

Dengan adanya kepastian legalitas ini, para pelaku UMKM memiliki waktu untuk berbenah sebelum tenggat tersebut berlaku penuh. Pertamina berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang relevan dengan kebutuhan riil di lapangan, mencakup peningkatan kapasitas, pemenuhan legalitas, hingga perluasan akses pasar.

Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong UMKM Indonesia naik kelas, berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, dan memperkuat ekosistem produk halal di dalam negeri.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks