BANTEN — Apple dikabarkan akan merilis perangkat lipat pertamanya pada September 2026 mendatang. Namun sebelum produknya resmi diperkenalkan, isu seputar biaya kepemilikan perangkat ini sudah mencuat ke permukaan. Estimasi biaya penggantian layar yang mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah tentu menjadi pertimbangan serius bagi konsumen Tanah Air.
Perbandingan Biaya Reparasi dengan Kompetitor
Ricky Panesar, pendiri perusahaan reparasi iCorrect, memperkirakan penggantian layar bagian dalam iPhone Ultra mencapai USD 1.155. Sebagai pembanding, biaya serupa untuk Samsung Galaxy Z Fold 8 diperkirakan hanya sekitar USD 772 atau setara Rp 13 juta.
Artinya, konsumen harus menyiapkan dana tambahan hingga Rp 6,5 juta lebih besar untuk perbaikan layar iPhone Ultra dibandingkan Galaxy Z Fold 8. Estimasi ini masih bersifat sementara karena Apple belum merilis daftar harga resmi untuk layanan purna jual perangkat tersebut.
Biaya Perbaikan Capai Separuh Harga Unit
Isu biaya reparasi ini semakin krusial mengingat harga jual iPhone Ultra yang diprediksi berada di kelas premium. Kabar yang beredar menyebutkan perangkat ini akan dibanderol di atas USD 2.000 atau sekitar Rp 35 juta.
Dengan estimasi tersebut, kerusakan pada layar bagian dalam berpotensi memakan biaya lebih dari separuh harga perangkat. Situasi ini jelas menjadi pertimbangan berat bagi pengguna yang terbiasa mengganti perangkat secara berkala.
Faktor Pemicu Mahalnya Biaya Perbaikan
Lonjakan biaya perbaikan tersebut tidak terlepas dari penggunaan komponen kelas atas pada iPhone Ultra. Perangkat kabarnya akan memakai panel layar dari Samsung Display yang dipadukan dengan desain engsel proprietary milik Apple.
Kombinasi kedua komponen tersebut membuat struktur layar lipat iPhone jauh lebih kompleks dibandingkan perangkat reguler. Kerumitan inilah yang kemudian berpotensi meningkatkan biaya produksi sekaligus biaya perbaikan saat terjadi kerusakan.
Jadwal Peluncuran Perdana
Apple dijadwalkan menggelar acara khusus pada 9 September 2026 dengan tajuk "Surprise and shine". iPhone Ultra diperkirakan akan menjadi bintang utama dalam acara tersebut, meskipun penjualan perdana dilaporkan baru akan dimulai pada Oktober.
Bagi pelaku bisnis digital dan investor startup yang kerap menjadi early adopter, estimasi biaya perbaikan ini penting dicermati. Sebab, keputusan untuk mengadopsi perangkat generasi pertama selalu memiliki konsekuensi finansial yang perlu diperhitungkan secara matang, termasuk dari sisi biaya perawatan jangka panjang.