BANDUNG — Sekolah Maung Jabar 2026 menghapus jalur zonasi dan hanya menerima siswa melalui tiga jalur kompetensi. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan, kuota penerimaan dialokasikan untuk potensi akademik sebesar 10 persen, kompetensi akademik 70 persen, dan kompetensi non-akademik 20 persen.
"Di Sekolah Maung ini nanti tidak ada lagi jalur zonasi," kata Purwanto di Bandung, Rabu.
Calon siswa wajib melampirkan sertifikat atau piagam kejuaraan di bidang akademik dan non-akademik, serta portofolio karya sesuai minat dan bakat. Selain itu, mereka harus memiliki hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khusus bagi pendaftar jalur kompetensi akademik SMA. Untuk SMK, ketentuan ini dikecualikan.
Persyaratan umum lainnya mencakup status sebagai lulusan SMP/MTs/sederajat pada tahun 2026 atau tahun sebelumnya, dengan batas usia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2026. Pendaftar juga harus telah menetap di kota atau kabupaten di Jawa Barat minimal satu tahun, dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) dan KTP.
Penyerahan akun pendaftaran daring dimulai sejak 18 Mei hingga 22 Mei 2026. Setelah itu, pendaftaran resmi dibuka secara daring melalui aplikasi Sekolah Maung di laman maung.spmb.jabarprov.go.id pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026.
Hasil kelulusan akan diumumkan pada 8 Juni 2026, dilanjutkan dengan daftar ulang pada 9-10 Juni 2026. Bagi calon siswa yang tidak lolos, Disdik Jabar masih memberikan kesempatan mendaftar pada seleksi SPMB tahap 1 atau tahap 2 di sekolah reguler.
Sekolah Maung tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Berikut daftar lengkapnya berdasarkan cabang dinas:
SMA Negeri: SMA Negeri 2 Cibinong (Kabupaten Bogor), SMA Negeri 1 Bogor, SMA Negeri 1 Depok, SMA Negeri 1 Bekasi, SMA Negeri 1 Sukatani (Kabupaten Bekasi), SMA Negeri 1 Subang, SMA Negeri 1 Purwakarta, SMA Negeri 5 Karawang, SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, SMA Negeri 1 Pelabuhan Ratu (Kabupaten Sukabumi), SMA Negeri 1 Cisarua (Bandung Barat), SMA Negeri 1 Cianjur, SMA Negeri 3 Bandung, SMA Negeri 5 Bandung, SMA Negeri 3 Cimahi, SMA Negeri 1 Soreang (Kabupaten Bandung), SMA Negeri 1 Sumedang, SMA Negeri 1 Majalengka, SMA Negeri 1 Sindang (Indramayu), SMA Negeri 2 Cirebon, SMA Negeri 1 Palimanan (Kabupaten Cirebon), SMA Negeri 2 Kuningan, SMA Negeri 6 Garut, SMA Negeri 1 Tasikmalaya, SMA Negeri 1 Singaparna (Kabupaten Tasikmalaya), SMA Negeri 1 Ciamis, SMA Negeri 1 Banjar, dan SMA Negeri 1 Parigi (Pangandaran).
SMK Negeri: SMK Negeri 1 Cibinong (Kabupaten Bogor), SMK Negeri 3 Bogor, SMK Negeri 2 Bekasi, dan SMK Negeri Manusia Unggul.