Pencarian

Wali Kota Tangerang: Semangat Kak Herman Jadi Teladan bagi Pramuka untuk Terus Tebar Kebaikan

Minggu, 14 Juni 2026 • 19:29:01 WIB
Wali Kota Tangerang: Semangat Kak Herman Jadi Teladan bagi Pramuka untuk Terus Tebar Kebaikan
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengenang semangat pengabdian almarhum Kak Herman sebagai teladan bagi anggota Pramuka.

TANGERANG — Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa nilai-nilai keikhlasan dan semangat melayani yang diwariskan almarhum Kak Herman harus terus dilanjutkan oleh generasi penerus. Kak Herman, yang memiliki nama lengkap Herman Sulistyo bin R. Sentot Sugriyo, merupakan tokoh Pramuka yang dikenal luas di Kota Tangerang.

"Beliau bukan hanya hadir sebagai sosok yang memberikan motivasi, tetapi juga menjadi teladan dalam pengabdian, kepedulian, dan semangat untuk membangun generasi penerus yang berakhlak dan berkarakter," kata Sachrudin dalam keterangannya di Tangerang, Minggu.

Kecelakaan Saat Bersepeda dengan Seragam Pramuka

Almarhum Kak Herman meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada Minggu dini hari, 7 Juni 2026. Saat kejadian, ia tengah bersepeda dan masih mengenakan seragam Pramuka lengkap dengan scarf merah putih. Sebuah kendaraan roda empat diduga menabraknya sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kepergian Kak Herman meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta seluruh anggota Pramuka dan masyarakat Kota Tangerang. Kontribusinya dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan telah meninggalkan kesan yang kuat bagi banyak pihak.

Doa Bersama Tujuh Hari Wafatnya Kak Herman

Sabtu malam (13/6/2026), kegiatan tahlil dan doa bersama digelar untuk mengenang tujuh hari wafatnya almarhum. Acara berlangsung di depan Gedung Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang dan dihadiri oleh keluarga, sahabat, serta para anggota Pramuka dan masyarakat umum.

Sachrudin yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kota Tangerang menambahkan, kontribusi almarhum dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan telah meninggalkan kesan mendalam. Ia mengajak semua pihak untuk meneruskan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan.

"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai kebaikan yang telah beliau tanamkan. Semoga segala pengabdian yang telah diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya," ujar Sachrudin.

Kak Herman lahir di Solo pada 21 Juli 1955. Selama hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang aktif dan menjadi motor penggerak kegiatan kepramukaan di Kota Tangerang. Semangat pengabdiannya diharapkan terus menginspirasi generasi muda untuk menebarkan kebaikan melalui Gerakan Pramuka.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks