BANTEN — Masalah teknis ini pertama kali mencuat di forum Cybertruck Owners Club dan Tesla Motors Club, tempat para pemilik melaporkan pola kerusakan yang identik. Sistem Power Conversion System (PCS) yang menggabungkan pengisi daya AC dan konverter DC-DC dalam satu unit tiba-tiba menurunkan arus pengisian dari 48 ampere menjadi 24 ampere, lalu mati total dalam hitungan hari. Layar instrumen lalu menampilkan peringatan "AC Charging Unavailable" dan kode servis seperti PCS2_a094_acChargingUnavailable atau PCS2_a136_cycloAMosfetHealthCheckFailed, yang menunjuk pada kegagalan komponen MOSFET di dalam konverter.
Jarak Tempuh Bukan Pemicu, Beberapa Truk Gagal Dua Kali
Data dari forum menunjukkan kerusakan terjadi tanpa pola jarak tempuh yang jelas. Ada yang melaporkan PCS rusak di 11.994 mil, 16.677 mil, 31.250 mil, bahkan di bawah 10.000 mil. Lebih mengkhawatirkan lagi, beberapa truk yang sudah mendapat unit pengganti justru mengalami kegagalan kedua kalinya. Meski begitu, sebagian besar kendaraan masih bisa melaju dan melakukan pengisian cepat DC di Supercharger, meski beberapa masuk ke mode servis dengan batas kecepatan.
Jajak Pendapat Pemilik: Hampir Separuh Kena, Tapi Tesla Bungkam
Jajak pendapat tidak resmi di Cybertruck Owners Club menjadi satu-satunya gambaran publik soal skala masalah. Dari 223 pemilik yang memberikan suara, 91 orang (40,8 persen) menyatakan PCS mereka gagal dan sudah diganti dalam garansi. Lima belas lainnya (6,7 persen) mencurigai kerusakan serupa, dan hanya dua pemilik (0,9 persen) yang membayar sendiri perbaikannya. Angka ini memang bias karena responden adalah mereka yang sudah bermasalah, tetapi hampir 100 konfirmasi kerusakan dari satu forum adalah sinyal yang tidak bisa diabaikan.
Beberapa pemilik bahkan mengaku diberi tahu oleh teknisi Tesla bahwa "sebagian besar Cybertruck memiliki PCS bermasalah," meski tidak semuanya langsung gagal. Tesla sendiri belum merilis angka resmi kegagalan atau menerbitkan recall nasional.
Perbaikan Butuh Waktu Berminggu-minggu, Biaya di Luar Garansi Capai Rp115 Juta
Unit pengganti yang di