BANTEN — Garuda Muda harus puas dengan skor kacamata di babak pertama. Pertandingan yang menjadi ajang pemanasan menuju turnamen mendatang ini berjalan cukup sengit dengan kedua tim saling berbagi serangan.
Dua Peluang Emas Chico Jericho Mental
David Nascimento langsung percaya pada trio penyerang Chico Jericho, Dolvi Solossa, dan Dzaky Muhammad sejak menit awal. Formasi 4-3-3 yang diusung pelatih asal Brasil itu mulai menunjukkan taringnya saat laga berusia empat menit.
Chico Jericho, yang menjadi ujung tombak, sukses mengecoh satu pemain belakang Malaysia. Namun, sepakan keras mendatar pemain bernomor punggung 9 itu masih bisa dihalau kiper Malaysia, Adam Nurfakrullah.
Petaka nyaris datang di menit ke-31. Kembali Chico lolos dari jebakan offside dan mengelabui bek lawan. Sayang, kali ini bola sepakannya hanya membentur tiang gawang. Dua peluang emas dalam satu babak, semuanya gagal berbuah gol.
Malaysia Agresif, Gelandang Indonesia Disiplin
Malaysia justru mengambil inisiatif serangan lebih dulu di awal laga. Meski begitu, lini tengah Indonesia yang dikomandoi Melki Yatipai dan Stenly Meyanu tampil solid memotong aliran bola lawan. Disiplinnya para pemain tengah membuat Malaysia kesulitan membangun serangan dari tengah.
Memasuki menit ke-20, perlahan Indonesia mulai berani mengambil alih kendali permainan. Pergerakan para pemain sayap menjadi andalan untuk membongkar pertahanan Malaysia yang menggunakan skema tiga bek. Dzaky Muhammad sempat mengancam pada menit ke-35 dengan tendangan memutar badan, tetapi masih bisa ditangkap kiper.
Debut David Nascimento: Pengalaman di Atas Hasil
Bagi David Nascimento, laga ini bukan sekadar soal kemenangan. Pelatih yang baru memegang kendali tim ini lebih fokus memberikan jam terbang internasional kepada para pemainnya. Sebagian besar skuad utama diturunkan untuk merasakan atmosfer pertandingan sesungguhnya.
Menjelang akhir babak pertama, tempo permainan melambat. Kedua tim lebih banyak beradu fisik di lini tengah. Alhasil, tak ada gol tercipta hingga wasit meniup peluit panjang turun minum. Babak kedua akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mental Garuda Muda untuk membuktikan ketajaman di depan gawang.