LEBAK — Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Yani mengatakan, penurunan harga beras medium di tingkat pengecer terjadi karena stok yang berlebih. Meskipun saat ini tengah musim kemarau panjang, panen padi masih berlangsung hingga Agustus mendatang.
Rincian Penurunan Harga Beras Medium di Tingkat Pengecer
Berdasarkan data Disperindag Kabupaten Lebak, harga beras medium KW 1 di pedagang eceran turun dari Rp13.500 per kilogram (kg) menjadi Rp13.400 per kg. Untuk beras medium KW 2 turun dari Rp12.900 per kg menjadi Rp12.800 per kg. Sementara beras medium KW 3 turun dari Rp12.100 per kg menjadi Rp11.900 per kg.
Harga Bahan Pokok Lain Ikut Terkoreksi
Selain beras, sejumlah bahan pokok lainnya juga mengalami penurunan harga. Gula pasir putih turun dari Rp21.000 per kg menjadi Rp20.000 per kg. Daging sapi turun tipis dari Rp144.500 per kg menjadi Rp144.300 per kg, dan daging kerbau dari Rp147.300 per kg menjadi Rp147.000 per kg. Telur ayam juga turun dari Rp27.000 per kg menjadi Rp26.000 per kg.
Komoditas cabai juga mencatatkan penurunan yang cukup signifikan. Cabai merah keriting turun dari Rp44.500 per kg menjadi Rp41.900 per kg, cabai hijau dari Rp60.000 per kg menjadi Rp55.500 per kg, cabai rawit merah besar dari Rp50.500 per kg menjadi Rp49.500 per kg, dan cabai rawit hijau dari Rp59.500 per kg menjadi Rp55.000 per kg.
Bawang merah juga turun menjadi Rp47.000 per kg dari sebelumnya Rp48.500 per kg. Bawang putih turun menjadi Rp37.000 per kg dari sebelumnya Rp38.500 per kg.
Stabil di Tengah Penurunan
Sejumlah bahan pokok lainnya tercatat relatif stabil. Minyak goreng premium masih bertahan di harga Rp20.800 per liter, minyak goreng non-merk Rp17.700 per liter, dan MinyaKita Rp17.700 per liter. Harga daging unggas Rp37.000 per kg, kacang kedelai impor Rp16.200 per kg, kacang lokal Rp14.000 per kg, dan terigu Rp12.800 per kg.
Respons Pedagang: Omzet Stabil, Harga Diprediksi Terus Turun
"Kami terus melakukan pemantauan dan pendataan agar komoditas bahan pokok relatif stabil dan tidak terjadi lonjakan harga di pasaran," kata Yani.
Samun (50), seorang pedagang bahan pokok di Pasar Rangkasbitung, mengaku omzetnya relatif stabil meski harga beras turun. Ia optimistis harga beras medium akan terus menurun dalam beberapa pekan ke depan karena sejumlah daerah tengah memasuki musim panen padi. "Kami meyakini dalam beberapa pekan ke depan harga beras medium terjadi penurunan, karena beberapa daerah memasuki musim panen padi," ujarnya.