TANGERANG — Sebanyak 22 jembatan Garuda Merah Putih rampung dibangun di Kabupaten Tangerang melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menilai infrastruktur tersebut menjadi kunci percepatan akses masyarakat yang berdampak langsung pada pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan.
"Mudah-mudahan dengan percepatan akses ini akan juga mempercepat urusan-urusan warga, memperlancar roda perekonomian dan juga insya Allah ketahanan pangannya juga semakin meningkat," ujar Maesyal di Tangerang, Banten, Kamis.
Jembatan Garuda Merah Putih: Percepatan Akses Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Maesyal menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama aparat keamanan untuk menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Program ini dinilai sebagai langkah strategis mengangkat sektor ekonomi dari tingkat kecamatan hingga pedesaan.
Ia merinci, dari total 22 jembatan yang dibangun, TNI mengerjakan delapan titik dan Polri sebanyak 14 titik. Seluruhnya dibangun secara gotong royong dengan melibatkan pemerintah daerah dan pihak pengusaha.
Polri Targetkan 14 Jembatan, Tiga Di Antaranya Sudah Diresmikan
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Indra Waspada mengatakan pihaknya merencanakan pembangunan 14 jembatan. Hingga kini, tiga di antaranya telah diselesaikan dan diresmikan.
"Alhamdulillah, di lokasi kita berdiri ini, kurang lebih sebanyak 502 KK dan sekitar dua ribu masyarakat yang ada di sini bisa menikmati manfaat jembatan yang kita resmikan pada kesempatan ini," kata Andi.
Bupati Imbau Warga Jaga dan Pelihara Jembatan
Maesyal mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara jembatan yang telah dibangun. Perawatan yang baik dinilai penting agar manfaat infrastruktur ini bisa dirasakan dalam jangka panjang.
"Mari sama-sama kita jaga, kita pelihara agar jembatan ini bisa tahan lama dan manfaatnya bisa berkelanjutan," kata dia.