CILEGON — Wali Kota Cilegon Robinsar menyambut baik langkah Dewan Pendidikan yang mulai bergerak dengan sejumlah program nyata, tidak hanya sekadar wacana. Salah satu yang sudah dieksekusi adalah pelatihan penguatan numerasi yang menyasar lima madrasah dan tujuh sekolah dasar di wilayahnya.
“Kami mengucapkan selamat. Tentunya Dewan Pendidikan Kota Cilegon bisa bersinergi, menguatkan bagaimana memajukan pendidikan Cilegon,” kata Robinsar seusai deklarasi di Aula Diskominfo Kota Cilegon.
Pemetaan Masalah Pendidikan Jadi Langkah Awal
Robinsar menjelaskan, pengurus Dewan Pendidikan akan memetakan berbagai persoalan yang selama ini menghambat kemajuan pendidikan di Cilegon. Hasil pemetaan itu nantinya menjadi dasar untuk menentukan langkah penyelesaian secara bersama-sama antara dewan, Dinas Pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Mereka bersama jajaran pengurus akan memetakan, melengkapi apa yang menjadi persoalan Cilegon bersama Dinas Pendidikan, bersinergi,” ujarnya.
Menurut Robinsar, kepengurusan baru dewan pendidikan memiliki niat dan komitmen kuat untuk membangun pendidikan di kota ini. Ia berharap kontribusi nyata itu segera terlihat di lapangan.
Program Kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Industri
Ketua Dewan Pendidikan Cilegon Syaeful Bahri mengungkapkan, pihaknya sudah menjalankan sejumlah program sejak menerima surat keputusan kepengurusan pada 27 Agustus 2025. Salah satunya kerja sama dengan FKS Bungasari untuk pelatihan penguatan numerasi bagi lima madrasah dan tujuh SD.
Ke depan, dewan menyiapkan kolaborasi dengan dunia usaha dan industri. Pada September mendatang, rencananya akan digelar pelatihan influencer bersama Apindo dan Paragon.
Dewan Pendidikan juga akan menggandeng yayasan untuk melatih para aktivis agar piawai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana pengembangan kapasitas dan kemandirian.
“Kita dengan yayasan mengetuk pintu, latih untuk aktivis dilatih menjadi piawai memanfaatkan AI untuk kemandirian aktivis,” kata Syaeful.
Dompet Pendidikan Digulirkan untuk Perkuat Kolaborasi
Peluncuran Dompet Pendidikan dalam deklarasi Kamis lalu menjadi instrumen baru untuk menggalang partisipasi publik. Gerakan dengan tagline Mendidik-Sedanten Terdidik ini diharapkan mampu menghadirkan peran aktif masyarakat dan swasta dalam pembiayaan program-program pendidikan di Cilegon.
Dengan adanya pemetaan masalah yang sistematis dan dukungan dari berbagai pihak, Pemkot Cilegon optimistis kualitas pendidikan di daerahnya akan meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan.