SERPONG — Pos Gizi Kepiting di RW 01 Kelurahan Lengkong Gudang berdiri sebagai titik edukasi gizi bagi ibu hamil dan anak di Kecamatan Serpong. Peresmiannya dirangkai dengan peluncuran Pos Gizi Tahun 2026 yang menargetkan tujuh lokasi baru di Kota Tangerang Selatan.
Pilar Saga Ichsan menyebut program pos gizi sudah mencakup seluruh kecamatan di Tangsel. Sejak berjalan pada 2023, pos-pos itu berfungsi sebagai ruang edukasi sekaligus tempat pembagian makanan tambahan bergizi.
Tujuh Pos Gizi Baru Disebar ke Seluruh Kecamatan
Pemerintah Kota Tangsel menetapkan tujuh pos gizi tambahan pada 2026. Lokasi baru itu melengkapi pos yang sudah ada di tiap kecamatan.
"Jadi, program pos gizi ini sudah ada di semua kecamatan se-Tangsel. Program ini sebenarnya sudah berjalan sejak 2023. Pada 2026 ini, kita akan membangun tujuh pos gizi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi bagi anak maupun ibu hamil," ujar Pilar.
Selain menjadi sarana edukasi kesehatan, pos gizi menyediakan makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil dan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus. Kader dan tenaga kesehatan memakai pos ini untuk menjangkau warga yang perlu pendampingan gizi.
Fokus 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Pilar menekankan pentingnya pemenuhan gizi sejak 1.000 hari pertama kehidupan, yakni masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Fase itu dinilai menentukan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.
Warga diminta tidak hanya menghitung jumlah makanan, tetapi juga memperhatikan kualitas asupan. Kebiasaan makan tanpa melihat kandungan gizi serta konsumsi makanan dan minuman tinggi gula disebut perlu menjadi perhatian keluarga.
"Anak-anak kita harus mendapatkan makanan bergizi dan menerapkan pola hidup sehat supaya tumbuh kembangnya baik. Kalau anak-anak sehat, badannya kuat, dan otaknya cerdas, mereka akan lebih mudah menerima pelajaran di sekolah," kata Pilar.
Peran Kader Kesehatan Jadi Kunci Pendampingan Warga
Pencegahan stunting tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Pilar menyebut keluarga, kader kesehatan, dan tenaga medis harus terlibat bersama.
Ia mengapresiasi kader kesehatan yang membantu pelaksanaan program di lingkungan masyarakat. Peran mereka menjadi penghubung antara pemerintah dan warga dalam edukasi serta pendampingan kesehatan.
"Jangan bosan-bosan mengurus anak-anak masyarakat kita dan keluarga yang membutuhkan. Mudah-mudahan apa yang dilakukan para kader menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat," kata dia.
Masyarakat diajak memanfaatkan pos gizi untuk memperoleh edukasi dan mencari solusi saat menghadapi kendala memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Pos Gizi Kepiting di Lengkong Gudang menjadi salah satu titik yang bisa dikunjungi warga Serpong.