Pencarian

KMP Batumandi Terbakar lalu Tenggelam di Perairan Merak, VTS Imbau Kapal Penyeberangan Waspada

Kamis, 22 Oktober 2026 • 09:31:31 WIB
KMP Batumandi Terbakar lalu Tenggelam di Perairan Merak, VTS Imbau Kapal Penyeberangan Waspada
Posisi KMP Batumandi saat tenggelam tercatat di koordinat 05°56,732' LS dan 105°59,376' BT di perairan Merak.

CILEGON — Posisi KMP Batumandi saat tenggelam tercatat pada koordinat 05 derajat 56,732 menit Lintang Selatan dan 105 derajat 59,376 menit Bujur Timur. Titik itu berada di perairan Merak, jalur penyeberangan tersibuk yang menghubungkan Jawa dan Sumatera.

Rekaman kamera pengawas pelabuhan memperlihatkan kapal mengalami kemiringan ekstrem sebelum terguling. Setelah miring ke sisi kiri, lambung kapal perlahan masuk ke laut hingga akhirnya tenggelam.

Peringatan VTS Merak Disiarkan Lewat Radio Maritim

Petugas VTS Merak menyampaikan informasi tenggelamnya kapal melalui siaran radio maritim VHF Channel 16. Saluran itu menjadi kanal komunikasi standar bagi kapal-kapal yang melintas di Selat Sunda.

Imbauan kewaspadaan ditujukan kepada kapal penyeberangan yang melintasi kawasan sekitar lokasi kejadian. Informasi serupa juga diunggah melalui akun Instagram @penyebrangan_merak sekitar pukul 22.15 WIB.

Laporan tersebut diteruskan kepada Tim Siaga SAR Merak untuk koordinasi penanganan di lokasi. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi soal ada tidaknya orang di dalam kapal saat insiden terjadi.

Kronologi: Kebakaran Selasa, Tenggelam Rabu Malam

KMP Batumandi lebih dulu mengalami kebakaran pada Selasa (20/10/2026). Seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan berhasil dievakuasi dengan selamat dalam peristiwa itu.

Sehari berselang, kondisi kapal memburuk hingga terguling dan tenggelam. Penyebab kebakaran maupun kondisi kapal setelah tenggelam masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Kapal Ro-Ro Peresmian 2015, Nilai Kontrak Rp161,47 Miliar

KMP Batumandi merupakan satu dari tiga kapal Ro-Ro yang diresmikan Presiden Joko Widodo di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pada 13 Juni 2015. Kapal ini dibangun oleh galangan PT Daya Radar Utama di Lampung.

Berdasarkan catatan Jurnal Maritim, nilai kontrak pembangunan kapal mencapai Rp161,47 miliar. Biaya supervisi pembangunannya sebesar Rp2,47 miliar.

Insiden di perairan Merak menambah daftar persoalan armada penyeberangan di lintasan Jawa–Sumatera. Otoritas pelabuhan belum membeberkan apakah insiden ini berdampak pada jadwal penyeberangan maupun jalur pelayaran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks