Inter Hajar Lazio 2-0 di Final Coppa Italia, Lautaro Martinez Jadi Bintang Lapangan

Penulis: Oman Sudirman  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 04:45:01 WIB
Inter unggul 2-0 atas Lazio di final Coppa Italia berkat gol bunuh diri dan penalti Lautaro Martinez.

BANTEN — Inter tampil dominan sejak menit awal. Mereka membuka keunggulan pada menit ke-20 setelah umpan silang Federico Dimarco mengenai kaki bek Lazio, Adam Marusic, dan masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri itu membuat Lazio kesulitan mengembangkan permainan.

Petaka bagi Lazio datang pada menit ke-35. Bek kiri Nuno Tavares melakukan kesalahan fatal saat mencoba membangun serangan dari belakang. Ia kehilangan bola di bawah tekanan Denzel Dumfries, yang kemudian memberikan umpan matang kepada Lautaro Martinez. Kapten Inter itu dengan tenang menceploskan bola ke gawang Luis Maximiano untuk menggandakan keunggulan 2-0.

Kesalahan Tavares dan Kekacauan Lini Belakang Lazio

Nuno Tavares menjadi pemain dengan rating terendah di laga ini, hanya mendapat nilai 4,5 dari jurnalis di Roma. Kesalahannya dianggap sebagai momen yang membunuh perlawanan Lazio. "Kesalahan telak yang praktis mengakhiri pertandingan setelah 35 menit," tulis laporan dari Roma.

Di sisi lain, pelatih Inter, Cristian Chivu, tampil cemerlang di musim debutnya. Ia berhasil membawa pulang dua trofi setelah timnya tampil solid tanpa kebobolan. "Dua gol di final, dua trofi musim ini. Hampir musim debut yang sempurna," tulis laporan yang sama. Chivu mendapat nilai 7 dari performa timnya.

Rovella Jadi Satu-satunya Pelita di Tengah Kegelapan Lazio

Satu-satunya pemain Lazio yang tampil menonjol adalah Nicolo Rovella. Gelandang Italia itu masuk menggantikan Patric di babak kedua dan langsung mengubah ritme permainan. Ia mendapat nilai 6,5, tertinggi di kubu Lazio. "Dengan Rovella di lapangan, Biancocelesti memainkan lebih banyak bola di area lawan," jelas laporan tersebut. Namun, kurangnya kualitas di lini depan membuat Lazio gagal menciptakan peluang emas.

Sementara itu, pelatih Lazio, Maurizio Sarri, yang menjalani skorsing, hanya bisa menyaksikan timnya kalah. Ia mendapat nilai 6. "Tim Sarri selalu memiliki kualitas dan ketidakpastian di lini depan, tidak ada yang bisa ditawarkan Lazio ini. Dia tidak bisa berbuat lebih dari ini," tulis laporan dari Roma.

Trio Pemain Terbaik Inter: Dumfries, Dimarco, dan Lautaro

Denzel Dumfries, Federico Dimarco, dan Lautaro Martinez sama-sama mendapat nilai 7 sebagai pemain terbaik Inter. Ketiganya terlibat langsung dalam dua gol kemenangan. Dimarco dengan umpan silangnya yang berujung gol bunuh diri, Dumfries dengan tekel dan assistnya, serta Lautaro dengan gol dan kepemimpinan di lini depan. "Seorang pemimpin sejati," tulis laporan tentang kapten Argentina itu.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: football-italia.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top