Pencarian

Inflasi Banten April 2026 Tembus 2,14 Persen, Pandeglang Tertinggi

Selasa, 05 Mei 2026 • 15:10:01 WIB
Inflasi Banten April 2026 Tembus 2,14 Persen, Pandeglang Tertinggi
Inflasi Banten April 2026 mencapai 2,14 persen dengan Pandeglang tertinggi di 3,07 persen.

SERANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten melaporkan terjadinya inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 2,14 persen pada April 2026. Kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mencapai 110,61 ini dipicu oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran masyarakat di wilayah tersebut.

Kepala BPS Provinsi Banten, Yusniar Juliana, menjelaskan bahwa kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi motor utama inflasi. Kelompok ini memberikan andil sebesar 1,07 persen dengan kenaikan indeks mencapai 3,35 persen.

“Selain itu kelompok lain yang andil yaitu, pakaian dan alas kaki sebesar 0,04 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,68 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,84 persen; kelompok transportasi sebesar 0,95 persen,” kata Yusniar dalam keterangan resmi di Serang, Selasa (5/5/2026).

Komoditas Pemicu: Emas Perhiasan hingga Daging Ayam

BPS mengidentifikasi sejumlah komoditas utama yang mendorong laju inflasi tahunan di Tanah Jawara. Emas perhiasan, daging ayam ras, dan minyak goreng tercatat sebagai penyumbang utama, disusul oleh komoditas lain seperti ikan kembung, telur ayam ras, serta rokok kretek (SKM dan SKT).

Sektor jasa juga turut berkontribusi, terutama pada tarif rumah sakit dan biaya sewa rumah. Sebaliknya, beberapa komoditas justru mengalami deflasi yang menahan laju inflasi lebih dalam, seperti penurunan biaya sekolah menengah atas (SMA), harga bawang merah, cabai merah, dan bawang putih.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatatkan kenaikan indeks tertinggi mencapai 8,39 persen. Sementara itu, kelompok pendidikan justru mengalami penurunan indeks sebesar 2,34 persen, diikuti kelompok perlengkapan rumah tangga sebesar 0,23 persen.

Pandeglang dan Lebak Alami Kenaikan Harga Tertinggi

Berdasarkan pemantauan di lima wilayah cakupan IHK di Banten, Kabupaten Pandeglang menempati posisi teratas dengan inflasi mencapai 3,07 persen dan IHK 111,93. Kabupaten Lebak membayangi di posisi kedua dengan angka inflasi 3,00 persen.

Di wilayah perkotaan, Kota Cilegon mencatatkan inflasi 2,65 persen, disusul Kota Serang sebesar 2,31 persen. Sementara itu, Kota Tangerang menjadi wilayah dengan tingkat inflasi terendah di Provinsi Banten, yakni sebesar 1,54 persen dengan IHK 109,74.

Tren Inflasi Tahunan Banten Meningkat

Yusniar menuturkan bahwa jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, tekanan inflasi tahunan di Banten menunjukkan tren peningkatan. Pada April 2025, inflasi y-on-y di provinsi ini tercatat hanya sebesar 1,59 persen.

“Namun, inflasi tahun kalender year-to-date atau y-t-d April 2026 tercatat sebesar 0,99 persen, lebih rendah dibandingkan April 2025 yang mencapai 1,58 persen,” ujarnya.

Data ini menjadi sinyal bagi pemerintah daerah untuk terus memantau stabilitas harga pangan, terutama di wilayah kabupaten yang mencatatkan angka di atas rata-rata provinsi. Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diperlukan guna memitigasi lonjakan harga komoditas pokok di pasar lokal.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks