BANTEN — Persaingan ponsel di Indonesia memasuki babak baru pada 2026. Setidaknya ada 12 model yang layak dipertimbangkan, mulai dari ponsel entry level dengan layar 120 Hz hingga flagship super premium dengan kamera 200 MP. Berikut rinciannya berdasarkan segmen.
Entry Level: Layar Kencang Mulai Rp 1 Jutaan
Tiga ponsel menjadi sorotan di kelas bawah: Tecno Spark 50, Infinix Hot 70, dan Poco C81 Pro. Ketiganya membawa layar besar 6,9 inci dengan refresh rate 120 Hz — fitur yang sebelumnya hanya ada di ponsel menengah ke atas.
Dapur pacu masih mengandalkan chipset kelas entry seperti Helio G81, Helio G100, dan Unisoc T7250. Meski tidak cocok untuk gaming berat, kombinasi ini cukup untuk media sosial, streaming, dan komunikasi harian. Baterai rata-rata di atas 6.000 mAh menjadi nilai jual utama di segmen ini.
Gaming: Baterai 9.000 mAh dan Pendingin Aktif
Di sektor gaming, Nubia Neo 5 GT 5G dan iQOO Z11 series menjadi pilihan paling menarik. Nubia Neo 5 GT 5G mengusung layar AMOLED 144 Hz, chipset Dimensity 7400, dan fitur pendingin aktif yang jarang ditemukan di kelas menengah.
iQOO Z11 series hadir dengan varian baterai mencapai 9.000 mAh — salah satu kapasitas terbesar di kelasnya. Performa ditenagai Snapdragon 7S Gen 4, cocok untuk sesi gaming panjang tanpa khawatir kehabisan daya.
Motorola juga ikut meramaikan lewat Moto 70 Fusion yang membawa layar AMOLED 144 Hz dan baterai 7.000 mAh.
Kelas Menengah: Kamera OIS dan Fast Charging 90 Watt
Vivo T5 Pro 5G, Samsung A57, dan Infinix Note 60 Pro bersaing di segmen ini. Vivo T5 Pro 5G menawarkan kamera 50 MP dan fast charging hingga 90 watt. Samsung A57 tetap mengandalkan stabilitas software dan ekosistem jangka panjang.
Infinix Note 60 Pro menjadi kejutan dengan layar AMOLED 144 Hz dan kamera utama 50 MP yang sudah dilengkapi Optical Image Stabilization (OIS). Fitur ini biasanya hanya ada di ponsel flagship.
Flagship: Kamera 8K, Baterai 8.500 mAh, dan Chipset Gahar
Untuk kelas atas, Xiaomi 17T series, Poco X8 Pro series, dan Oppo Find X9 Ultra menjadi primadona. Xiaomi 17T membawa kamera dengan kemampuan merekam 8K, baterai 7.000 mAh, dan penyimpanan UFS 4.0 yang lebih cepat.
Poco X8 Pro Max tampil paling ekstrem dengan baterai 8.500 mAh dan chipset Dimensity 9500S. Sementara Oppo Find X9 Ultra duduk di puncak dengan kamera 200 MP dan sistem telefoto ganda — menjadikannya salah satu ponsel paling premium di 2026.
Secara keseluruhan, tren HP 2026 menunjukkan perlombaan spesifikasi yang semakin agresif: layar cepat, baterai besar, dan fitur AI kamera menjadi standar baru. Konsumen tinggal menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan dan anggaran.