BANTEN — Apple dikabarkan mengakselerasi jadwal pengembangan chip M7, generasi penerus prosesor Apple Silicon. Langkah ini disebut-sebut berdampak langsung pada chip M6 Pro dan M6 Max yang seharusnya menjadi varian performa tinggi berikutnya. Informasi tersebut disampaikan oleh jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, dan kemudian diulas dalam siniar 9to5Mac Happy Hour oleh Chance Miller dan Benjamin Mayo.
Chip M6 Pro dan M6 Max Dikorbankan
Menurut laporan Gurman, percepatan roadmap M7 membuat Apple memangkas pengembangan varian Pro dan Max di lini M6. Alhasil, chip M6 standar kemungkinan besar akan tetap dirilis, tetapi varian dengan inti lebih banyak dan GPU lebih bertenaga untuk segmen profesional justru ditunda.
Keputusan ini mengindikasikan bahwa Apple melihat potensi lebih besar pada arsitektur M7 yang lebih baru. Daripada mengeluarkan dua generasi chip kelas atas dalam waktu berdekatan, perusahaan memilih untuk fokus pada lompatan generasi berikutnya.
Dampak untuk MacBook Pro dan Mac Pro
Konsekuensinya, pengguna yang menanti MacBook Pro 14 inci dan 16 inci dengan chip M6 Pro atau M6 Max harus bersabar. Model-model tersebut kemungkinan baru akan hadir dengan chip M7 Pro dan M7 Max, yang jadwal pelunasannya lebih cepat dari perkiraan awal.
Untuk segmen paling atas, Mac Pro yang masih menggunakan chip Intel pada generasi sebelumnya juga akan terdampak. Varian dengan chip M6 Extreme atau M7 Extreme masih menjadi tanda tanya besar hingga Apple merilis peta jalan yang lebih jelas.
visionOS 27 dan Fitur Baru Lainnya
Selain soal chip, episode siniar tersebut juga membahas pembaruan visionOS 27 untuk Apple Vision Pro. Sayangnya, rincian fitur spesifik yang disebutkan dalam episode tersebut belum dirilis secara terbuka. Namun, pembaruan ini diharapkan membawa peningkatan stabilitas dan beberapa fitur yang sempat dijanjikan pada WWDC.
Di sisi lain, para host juga sempat membahas fitur-fitur pilihan dari iOS 27 yang diumumkan di WWDC. Bagi pengguna iPhone di Indonesia, pembaruan iOS 27 menghadirkan fitur RCS untuk iMessage yang memungkinkan komunikasi richer dengan pengguna Android, serta sejumlah peningkatan pada aplikasi bawaan.
Konteks untuk Pengguna Indonesia
Bagi pengguna MacBook di Indonesia, percepatan chip M7 ini bisa menjadi pertimbangan sebelum membeli. Jika Anda membutuhkan laptop untuk tugas berat seperti rendering video 3D atau coding skala besar, mungkin lebih bijak menunggu hingga lini M7 resmi diumumkan. Sementara itu, bagi pengguna umum yang membutuhkan MacBook untuk produktivitas sehari-hari, chip M4 atau M5 yang sudah beredar saat ini masih sangat mumpuni.
Belum ada informasi resmi dari Apple Indonesia mengenai jadwal peluncuran chip M6 atau M7 di pasar lokal. Biasanya, produk anyar Apple membutuhkan waktu beberapa pekan hingga bulanan untuk tiba di Indonesia setelah perilisan global.
Sumber: 9to5Mac Happy Hour, Bloomberg