PANDEGLANG — Operasi pencarian yang berlangsung selama dua hari di perairan Pantai Pasir Putih Lippo Carita, Kabupaten Pandeglang, berakhir dengan hasil yang tidak diharapkan. Alamsyah Linggar Ramadan (21), warga RT 001/RW 004, Kampung Guha, Kelurahan Rajeg, Kabupaten Tangerang, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang terseret ombak.
Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, membenarkan bahwa korban berhasil ditemukan pada pukul 07.56 WIB. "Korban dievakuasi menuju Puskesmas Carita untuk mendapatkan penanganan dan kemudian diserahterimakan kepada pihak keluarga," ujarnya di Pandeglang, Rabu.
Pencarian Hari Kedua Melibatkan Dua Sektor dan Jarak Sisir Puluhan Kilometer
Pada operasi pencarian hari kedua, tim SAR membagi area pencarian seluas kurang lebih lima kilometer persegi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Pembagian ini dilakukan untuk memaksimalkan jangkauan pencarian baik melalui jalur laut maupun jalur darat.
SRU 1 melaksanakan pencarian melalui jalur laut menggunakan rubber boat Basarnas dengan total jarak penyisiran sekitar 13 kilometer. Sementara itu, jarak antar-jalur pencarian yang digunakan adalah 200 meter. SRU 2, di sisi lain, menyisir jalur darat ke arah utara dan selatan dengan jarak masing-masing sekitar 2,5 kilometer.
Keberhasilan Operasi Berkat Koordinasi Seluruh Unsur SAR
Rizky menegaskan bahwa keberhasilan pencarian ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi kemanusiaan di Pantai Pasir Putih Lippo Carita. Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya terseret ombak di kawasan pantai selatan yang kerap terjadi. Wisatawan diimbau untuk selalu mematuhi rambu peringatan dan arahan petugas penyelamat pantai saat beraktivitas di area tersebut.