TANGERANG SELATAN — Puluhan siswa sekolah dasar di Kota Tangerang Selatan kini punya bekal awal menjadi wirausaha cilik. Mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) mengajarkan mereka cara memasarkan kerajinan tangan dengan bantuan teknologi digital.
Kegiatan bertajuk Program Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat (PMkM) ini berlangsung di SDN Pondok Pucung 1, Senin (11/5/2026). Sebanyak 52 siswa dari kelas 5A dan 5B menjadi peserta dalam program yang dipimpin Clara Tessalonika Grace Hasibuan tersebut.
Dari Ice Breaking hingga Praktik Bikin Kerajinan
Suasana hangat tercipta sejak awal acara. Tim pelaksana yang beranggotakan Riska Bepliana, Usy Dwi Sifani, dan Zaskia Rosya membuka kegiatan dengan sesi ice breaking interaktif. Anak-anak langsung antusias mengikuti rangkaian acara.
Memasuki materi inti, para mahasiswa memberikan pemaparan tentang pengenalan teknologi, dasar-dasar pemasaran, dan produk kreasi. Tujuannya, meningkatkan pemahaman siswa sejak dini soal cara memasarkan produk dengan memanfaatkan platform digital.
Kawat Bulu Jadi Media Belajar Inovasi
Tak sekadar teori, peserta diajak praktik langsung. Mereka dilatih berpikir inovatif dan kreatif dengan membuat kerajinan tangan dari bahan sederhana, salah satunya kawat bulu atau pipe cleaner.
Praktik ini diharapkan menjadi bekal penting bagi anak-anak menghadapi tantangan kewirausahaan di masa depan. Seluruh kegiatan didampingi dosen pembimbing dari Unpam.
Dukungan Penuh Pihak Sekolah
Kepala SDN Pondok Pucung 1 dan jajaran guru memberikan dukungan penuh. Pihak sekolah memfasilitasi tempat dan sarana pendukung selama kegiatan berlangsung.
Sebagai bentuk apresiasi, tim PMkM Unpam menyerahkan cenderamata kepada pihak sekolah di akhir acara. Kerja sama yang terjalin dinilai berjalan baik.
Komitmen Perluas Jangkauan ke Sekolah Lain
Program ini menjadi bukti kontribusi aktif mahasiswa Unpam dalam mengabdi kepada masyarakat, khususnya memperluas wawasan literasi digital dan kewirausahaan di tingkat sekolah dasar.
Melihat respons positif, tim pelaksana berkomitmen menggelar kegiatan serupa di masa mendatang dengan jangkauan sekolah yang lebih luas.