Pencarian

35 DPD IMM Se-Indonesia Bahas Calon Tuan Rumah Muktamar di Banten, Aries Marsudiyanto Ajak Mahasiswa Kolaborasi

Rabu, 02 September 2026 • 19:46:31 WIB
35 DPD IMM Se-Indonesia Bahas Calon Tuan Rumah Muktamar di Banten, Aries Marsudiyanto Ajak Mahasiswa Kolaborasi
Ribuan kader IMM dari 35 provinsi menghadiri pembukaan Tanwir XXXIV di Kota Tangerang, Banten.

TANGERANG — Ribuan kader mahasiswa Muhammadiyah dari seluruh Indonesia memadati Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang, dalam pembukaan Tanwir XXXIV. Forum yang mengusung tema "Penguatan Karakter Bangsa dan Etika Digital Generasi Muda" ini menjadi tonggak persiapan menuju Muktamar akhir tahun depan.

Ketua Umum DPP IMM, Riyan Betra Delza, menyebut Tanwir kali ini bukan sekadar seremoni. Salah satu agenda krusial yang dibahas adalah pemantapan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

"Tanwir ini kegiatannya berupa pemantapan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, pengusulan serta penetapan calon ketua umum dan calon formatur yang nanti disahkan di forum muktamar," ujar Riyan kepada Lensa Banten.

Hasil Sidang Pleno Jadi Penentu Tuan Rumah Muktamar

Selain persoalan AD/ART, forum yang dihadiri perwakilan 35 provinsi ini juga menjadi ajang negosiasi politik organisasi. Seluruh DPD yang memiliki hak suara dan hak bicara menyampaikan usulan syarat serta prasyarat calon tuan rumah Muktamar.

Usulan dari masing-masing daerah tersebut akan dibahas lebih lanjut dan disahkan dalam sidang pleno DPP IMM. Keputusan ini menentukan lokasi penyelenggaraan Muktamar yang dijadwalkan berlangsung akhir tahun 2027.

Riyan menegaskan bahwa forum permusyawaratan ini menjadi komitmen IMM untuk hadir membawa dampak nyata bagi persatuan nasional. Pemuda dinilainya harus berdiri paling depan dalam menjaga kondusivitas bangsa.

"IMM ingin menjadi katalisator utama dalam rekonsiliasi pemuda di seluruh Indonesia. IMM hadir sebagai teladan bagi pemuda Indonesia untuk menggalang persatuan dan kesatuan nasional," tegasnya.

Kepala Bappisus: Pendekatan Rasional Kunci Hadapi Tantangan

Orasi Kebangsaan dalam pembukaan Tanwir diisi Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto. Ia memberikan apresiasi terhadap proses permusyawaratan yang berlangsung tertib dan menjunjung tinggi budaya intelektual di kalangan kader.

Aries berpesan agar mahasiswa senantiasa menyelesaikan setiap tantangan organisasi maupun kebangsaan menggunakan pendekatan rasional, bukan emosi sesaat.

"Kita sangat bangga kepada para mahasiswa yang selalu mengedepankan akademisi dan intelektual. Ini sangat mengilhami untuk seluruh anak muda di Indonesia; jangan mengedepankan emosi," tuturnya saat sesi doorstop.

Menurut Aries, organisasi kemahasiswaan merupakan wadah pembinaan karakter yang sehat. Ia mendorong mahasiswa memperkuat komunikasi dan kolaborasi lintas sektor sebagai solusi dari berbagai persoalan kebangsaan.

"Semuanya bisa ditampung di dalam wadah organisasi dengan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan berbagai sektor secara sehat dan baik," pungkasnya.

Pembukaan Tanwir juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, antara lain Wakil Menteri Umrah dan Haji, perwakilan Pertamina Geothermal, serta jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Banten.

Follow kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lensabanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks